Pemuda Pekalongan Diduga Disiksa, Kapolres Pastikan Dugaan Keterlibatan Anggota Akan Ditindaklanjuti
Listusista Anggeng Rasmi July 21, 2026 08:54 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang pemuda berinisial I (23), warga Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mengaku mengalami penganiayaan yang diduga berlangsung selama beberapa jam.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami lebam pada bagian mata, luka robek di pelipis kiri, serta luka bakar di kedua tangan dan leher.

Pengakuan korban kini menjadi perhatian setelah kuasa hukumnya berencana membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Menurut keterangan korban, insiden bermula pada Sabtu malam ketika dirinya dijemput oleh seorang pria berinisial G.

G disebut merupakan anak dari pria berinisial S.

Setelah itu, korban dibawa menuju wilayah Pekuncen, Desa Bener, Kecamatan Wiradesa.

Di lokasi tersebut, korban mengaku diinterogasi mengenai keberadaan seseorang yang sedang dicari.

Dikutip dari Instagram @pekalonganinfo, Selasa (21/7/2026), korban menuturkan bahwa selama proses interogasi dirinya diduga mendapat perlakuan kasar. 

Ia mengaku sempat disetrum dan mengalami penganiayaan hingga akhirnya nekat melarikan diri ke area kebun untuk menyelamatkan diri.

Baca juga: Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Sidomulyo Pekalongan, Diduga Terpeleset saat Buang Air

PENGANIAYAAN DI PEKALONGAN - Seorang pemuda berinisial I (23), warga Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mengaku menjadi korban penganiayaan. ((Ist)/@pekalonganinfo)

Namun, upaya pelarian itu disebut tidak berlangsung lama karena korban mengaku kembali ditemukan.

Setelah itu, korban mengaku dibawa menuju rumah milik S untuk menjalani dugaan penganiayaan lanjutan.

Di lokasi tersebut, korban menyebut kedua tangannya diikat menggunakan borgol plastik sehingga tidak dapat melakukan perlawanan.

Korban juga mengaku dipukul menggunakan balok kayu dan bata ringan hingga mengalami sejumlah luka.

Selain itu, ia menyatakan mengalami luka bakar akibat tetesan sedotan plastik yang dibakar dan mengenai kedua tangan serta lehernya.

Tidak berhenti sampai di situ, korban mengaku dipaksa mengakui kepemilikan sabu yang sebelumnya disebut berada di tangan S.

Pengakuan tersebut, menurut korban, diminta di hadapan dua anggota kepolisian.

PENGANIAYAAN DI PEKALONGAN - Seorang pemuda berinisial I (23), warga Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mengaku menjadi korban penganiayaan.
PENGANIAYAAN DI PEKALONGAN - Seorang pemuda berinisial I (23), warga Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mengaku menjadi korban penganiayaan. ((Ist)/@pekalonganinfo)

Baca juga: Aksi Penusukan Terekam CCTV di Pekalongan, Berawal dari Kandang Ayam, Korban & Pelaku Saling Kenal

Kuasa hukum korban menyatakan akan melaporkan dugaan tindak pidana tersebut agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti informasi mengenai dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam perkara tersebut.

Penanganan akan dilakukan melalui mekanisme pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik apabila ditemukan bukti yang mengarah ke sana.

Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara utuh kronologi dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.

(Tribunnewsmaker.com/ Listusista)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.