BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Empat bakal calon (balon) Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026-2030 menuntaskan penyampaian visi, misi, dan program kerja dalam rapat terbuka senat, Rabu (22/7/2026) di Lecture Theatre General Building.
Selanjutnya, Senat ULM menggelar rapat tertutup untuk menentukan tiga calon rektor yang akan melaju ke tahapan berikutnya.
Ketua Senat ULM, Prof Luthfi menilai proses penjaringan yang dilaksanakan Panitia Pemilihan Rektor telah berjalan dengan baik hingga menghasilkan empat kandidat dengan kualitas yang layak bersaing.
“Proses penjaringan ini sudah berjalan dengan sangat bagus. Orang-orang terbaik yang terpilih akhirnya maju empat orang ini,” ujarnya, sebelum rapat tertutup senat.
Baca juga: Pemilihan Rektor ULM 2026-2030, Ini Nomor Urut Empat Kandidat
Baca juga: Profil Bakal Calon Rektor ULM 2026-2030, Ada Prof Ahmad, Iwan Aflanie dan Muthia Elma
Menurut Luthfi, masing-masing bakal calon membawa gagasan dengan fokus yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama, yakni membawa ULM menjadi lebih maju.
“Mereka punya gagasan masing-masing, memang berbeda-beda. Tapi rata-rata berpikir bagaimana memperbaiki ULM menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Ia berharap gagasan yang telah dipaparkan tidak berhenti sebagai konsep dalam proses pemilihan. Senat, kata dia, berharap rencana itu dapat diwujudkan oleh rektor terpilih dengan dukungan seluruh sivitas akademika.
“Siapa pun yang terpilih nantinya tentu menginginkan program-program yang ditawarkan dapat dilaksanakan. Itu menjadi tugas kita bersama, baik senat, pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, maupun seluruh sivitas akademika untuk mendukungnya,” ujar Luthfi.
Usai rapat senat terbuka, anggota senat melanjutkan pembahasan secara tertutup untuk melakukan penilaian terhadap empat bakal calon dan memilih tiga nama yang berhak melanjutkan tahapan Pemilihan Rektor ULM Periode 2026–2030.
Diketahui ada empat balon Rektor ULM. Mereka adalah Prof Muthia Elma (nomor urut 1), Dr Iwan Aflanie (nomor urut 2), Prof Ahmad (nomor urut 3), dan Dr Rusmansyah (nomor urut 4).
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)