TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sudaryono menjadi sorotan setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN).
Penunjukan tersebut dilakukan menyusul pengunduran diri Nanik S Deyang yang memilih fokus menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
Di tengah kabar penunjukannya, laporan kekayaan Sudaryono juga ikut menjadi perhatian publik.
Harta kekayaan Wakil Menteri Pertanian RI itu disebut mengalami peningkatan signifikan sejak menjabat di pemerintahan.
Nilai aset yang dimilikinya bahkan dikabarkan meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan sebelum menduduki jabatan sebagai wakil menteri.
Sudaryono sendiri bukan sosok baru di lingkaran Presiden Prabowo karena pernah menjadi asisten pribadinya pada periode 2009–2014.
Menjelang pelantikannya sebagai Kepala BGN, ia menegaskan telah memahami secara mendalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, program tersebut telah dipersiapkan jauh sebelum Prabowo resmi berkampanye sebagai calon presiden.
"Persiapannya apa ya? Saya kira gini ya.
Program MBG ini kan sebetulnya program prioritas Presiden yang dibahas jauh sebelum kampanye, kemudian menjadi materi kampanye, setelah beliau dilantik Presiden dilaksanakan kan," ujar Sudaryono dalam keterangan videonya, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Nanik S Deyang Minta Maaf ke Prabowo, Presiden Prihatin: Tetap Awasi
Ia menambahkan bahwa dirinya terlibat langsung dalam proses pembahasan program tersebut sejak awal.
"Ya artinya, ibaratnya kalau ditanya ke saya, ya saya tahu persis lah, karena kita berkampanye salah satunya Makan Bergizi Gratis," sambungnya.
Selama menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono juga mengaku ikut memastikan kesiapan rantai pasok pangan agar program MBG dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi petani, peternak, serta nelayan.
Menurutnya, pengendalian komoditas penting seperti telur juga menjadi bagian dari tanggung jawab yang selama ini diemban.
"Itu kita juga ikutin, kita memastikan. Jadi kalau tangan saya dingin, ya ini kan antara senang dalam arti dapat tanggung jawab, tapi juga tanggung jawab juga besar. Doakan saya bisa amanah dan berhasil mengemban tugas," imbuh Sudaryono.
Sesuai agenda, Sudaryono dijadwalkan dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu sore.
Dilansir dari situs resmi KPK, Sudaryono memiliki harta Rp 31,3 miliar.
Hal itu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan pada periode Maret 2026.
Padahal satu tahun sebelumnya, harta Sudaryono masih Rp 8,8 miliar.
Hartanya naik drastis sejak menjabat jadi Wakil Mentan.
Sudaryono dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian pada 18 Juli 2024.
Baca juga: Sosok Sudaryono Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang di BGN, Eks Ajudan Prabowo, Anak Petani Sederhana
Satu tahun menjabat, harta Sudaryono Rp 8.861.192.525
Harta itu terdiri dari 16 tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah.
Mulai dari Bogor, Tangerang Selatan, Depok, Semarang, Jepara, hingga Klaten.
Sudaryono juga melaporkan tiga kendaraan yang dimilikinya, yakni Fortuner dan Inova.
Satu tahun kemudian, harta Sudaryono pun naik sampai tiga kali lipat.
Daftar tanah dan bangunan yang dimilikinya pun bertambah jadi 21.
Kemudian mobilnya dari tiga kini bertambah jadi empat ditambah satu motor bebek.
Sudaryono juga memiliki harta bergerak lain dengan nominal Rp 7.645.500.000.
Kemudian kas dan setara kas Rp 13.345.770.717.
Subtotal hartanya mencapai Rp 91.760.170.717 namun ia memiliki utang Rp 60.365.275.789.
Sehingga total harta kekayaannya Rp 31.394.894.928.
A. TANAH DAN BANGUNAN
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 0
D. SURAT BERHARGA Rp 7.645.500.000
E. KAS DAN SETARA KAS Rp 13.345.770.717
HARTA LAINNYA Rp 0
Sub Total Rp 91.760.170.717
II. HUTANG Rp 60.365.275.789
III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-II) Rp 31.394.894.928
(Tribunnewsmaker.com/ TribunnewsBogor/ Vivi Febrianti)