Foto e-KTP tanpa Hijab Bisa Diganti di Ajang Bandar Lampung Expo 2026
Daniel Tri Hardanto July 22, 2026 09:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung mencetak sekitar 300 keping e-KTP atau KTP elektronik selama empat hari membuka pelayanan administrasi kependudukan di ajang Bandar Lampung Expo 2026.

Baca juga: Dinas Koperasi Promosikan Makanan Lokal hingga Tapis di Bandar Lampung Expo 2026

Layanan jemput bola tersebut dibuka sejak 18 Juli 2026 sebagai upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung, Bagus Harisma Bramado mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan di stan Disdukcapil, mulai dari pencetakan KTP elektronik, perubahan data dan foto pada KTP, hingga pelayanan kartu keluarga (KK) barcode.

"Di Bandar Lampung Expo ini kami membuka layanan cetak KTP elektronik, perubahan data termasuk perubahan foto, misalnya dari yang sebelumnya belum berhijab menjadi berhijab, serta pelayanan KK barcode," kata Bram, Rabu (22/7/2026).

Menurut Bagus, antusiasme masyarakat terus meningkat sejak pelayanan dibuka.

Hingga Selasa (21/7/2026), Disdukcapil telah mencetak sekitar 300 KTP elektronik dan melayani sekitar 25 permohonan perubahan foto pada dokumen kependudukan.

"Setiap harinya ada peningkatan. Sampai hari ini sudah sekitar 300 KTP yang kami cetak dan sekitar 25 perubahan foto dari belum berhijab menjadi berhijab," ujarnya.

Ia menjelaskan, layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat adalah pencetakan KTP elektronik, terutama untuk penggantian kartu yang rusak maupun hilang.

Bagus mengingatkan warga yang ingin mengganti KTP elektronik yang rusak agar membawa fotokopi KK beserta KTP yang rusak.

Sedangkan bagi pemohon yang kehilangan KTP, diwajibkan melampirkan surat keterangan kehilangan dari kepolisian.

Selain memberikan pelayanan administrasi kependudukan, Disdukcapil Kota Bandar Lampung juga terus mendorong masyarakat mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Menurut Bagus, capaian aktivasi IKD di Kota Bandar Lampung saat ini telah mendekati 30 persen atau hampir memenuhi target nasional tahun 2026.

"Alhamdulillah, aktivasi IKD sudah hampir menyentuh 30 persen. Insya Allah tahun ini target nasional untuk Kota Bandar Lampung bisa tercapai," katanya.

Ia menambahkan, setiap warga yang datang mengurus dokumen kependudukan di Bandar Lampung Expo juga diarahkan untuk mengaktifkan IKD agar dapat mengakses dokumen kependudukan secara digital dengan lebih praktis.

"Melalui IKD masyarakat tidak hanya memiliki KTP dan KK dalam bentuk digital, tetapi juga bisa memanfaatkan berbagai layanan administrasi kependudukan secara lebih mudah," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.