TRIBUNJATIM.COM - Luka Modric disebut masih akan menjadi bagian dari skuad AC Milan pada musim 2026-2027 setelah kedua belah pihak dikabarkan menyepakati kelanjutan kerja sama.
Pengumuman resmi mengenai perpanjangan kontrak tersebut tinggal menunggu waktu.
Keputusan Modric untuk tetap bertahan disebut tak lepas dari pendekatan manajemen klub.
Pelatih Ruben Amorim yang menilai pengalaman serta kepemimpinan gelandang veteran asal Kroasia itu masih sangat dibutuhkan dalam proses membangun kembali kekuatan AC Milan.
Baca juga: 2 Pemain AC Milan yang Bikin Amorim Belum Puas Bakal Didepak, 1 Striker Muda Bikin Kepincut
I Rossoneri mendapatkan legenda Timnas Kroasia itu secara gratis setelah kontraknya di Real Madrid habis di musim panas lalu.
Di Milan, Modric hanya menandatangani kontrak selama setahun dengan opsi perpanjangan selama setahun lagi.
Walaupun sudah berusia kepala 4, Modric masih mampu merebut posisi di starting XI tim asuhan Massimiliano Allegri.
Dia bahkan praktis tak tergantikan dengan tampil 34 kali dan melahap 2.816 menit bermain di Liga Italia.
Angka menit bermain itu berarti lebih dari 80 persen dari kemungkinan maksimal.
Cedera wajah yang dialaminya pada akhir April membuat Modric absen dalam dua laga pertama pada bulan Mei.
AC Milan kalah terus dari Sassuolo 0-2 dan Atalanta 2-3 dalam dua pertandingan tersebut.
Hasil-hasil buruk itu berperan besar membuat Milan gagal mencapai target lolos ke Liga Champions musim depan.
Kegagalan lolos ke UCL membuat masa depan Luka Modric di Milan dipenuhi tanda tanya.
Dia diduga akan pensiun, apalagi setelah langkah Timnas Kroasia juga terhenti di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Namun, panggilan konstan dari bos Milan, Gerry Cardinale, dan tangan kanannya, Zlatan Ibrahimovic, mengubah skenario pensiunnya Modric.
Pada Selasa (21/7/2026), AC Milan dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Modric.
Sang maestro lini tengah bakal melanjutkan kiprahnya bersama I Rossoneri pada musim 2026-2027.
Modric akan bertahan bersama Setan Merah selama semusim lagi dengan pengumuman resminya tinggal menunggu waktu.
Jika semuanya lancar, Modric akan bergabung dengan tim Milan dalam sesi pramusim di Australia pada awal bulan depan.
Pelatih anyar Milan, Ruben Amorim, dikabarkan juga memiliki peran dalam meyakinkan Modric untuk bertahan.
Amorim juga menginginkan Modric bertahan karena sadar pemain dengan pengalaman internasional dan memiliki mentalitas pemenang yang masif seperti Modric bisa membantu pekerjaannya.
Tugas berat diemban Amorim, yang harus membangun ulang Milan yang hancur-hancuran pada musim lalu.
Amorim jelas membutuhkan semua bantuan yang bisa didapatkannya.
Kehadiran Modric akan vital untuk membantu membangun atmosfer yang optimistis di markas Milan.
Dalam sejumlah wawancara yang dilakukannya, Amorim berkali-kali menyanjung Modric.
Dia bahkan menyebut Modric sebagai elemen penting bagi tim AC Milan besutannya.