Sosok Pasutri di Tanjung Balai yang Digeruduk Warga Dugaan Asusila ke Anak Yatim Piatu Kelas 5 SD
Weni Wahyuny July 23, 2026 03:46 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Sebuah kasus dugaan pencabulan yang menyita perhatian publik tengah melanda Kota Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara. 

Pasangan suami istri (pasutri) berinisial D dan AIK kini harus berhadapan dengan hukum setelah diduga kuat terlibat aksi kekerasan seksual terhadap seorang anak yatim piatu yang masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD).

PELECEHAN- Masyarakat geruduk rumah diduga seorang guru di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai dalam dugaan pelecehan seksual terhadap anak yatim piatu, Rabu (22/7/2026) malam.

Sosok Pasutri Terduga Pelaku dan Pemicu Kemarahan Warga 

AIK diketahui merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemko Tanjung Balai yang bertugas sebagai oknum guru P3K paruh waktu di salah satu sekolah yang ada di kota tersebut. 

Sementara suaminya, D, turut terseret sebagai terduga pelaku dalam kasus yang menggegerkan Lingkungan 5, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Kemarahan warga memuncak hingga berujung aksi penggerudukan rumah kediaman pasutri ini pada Rabu (22/7/2026) malam. 

Pemicunya, warga merasa geram lantaran laporan kepolisian terkait kasus ini terkesan lambat ditangani, sementara sang istri (AIK) masih terus aktif mengajar di sekolah seolah tidak terjadi apa-apa. 

Kondisi ini memicu kekhawatirkan masyarakat akan munculnya korban-korban baru.

Kepala Lingkungan 5, Kelurahan Perjuangan, Sadam Husein Hasibuan, membenarkan adanya aksi ratusan warga yang mendatangi rumah pasangan tersebut.

"Kalau kericuhan ini diduga akibat adanya adu argumen, sehingga masyarakat berdatangan. Kalau yang kami lihat, ini masyarakat sekitar yang datang kesini," tambahnya.

"Kami juga tidak mengerti kenapa bisa tiba-tiba masyarakat berbondong-bondong datang kerumah itu, tapi mungkin berdasarkan keyakinan saya mungkin karena sudah viral," pungkasnya.

Evakuasi Pasutri yang Berlangsung Dramatis

Aksi penggerudukan massa terhadap pasutri tersebut berlangsung dramatis.

Kepolisian dari Polres Tanjungbalai yang tiba di lokasi segera berupaya mengamankan pasangan ini dari amukan warga sekitar. 

Dalam proses evakuasi yang menegangkan, sang suami berinisial D berhasil dimasukkan lebih dulu ke dalam mobil patroli petugas.

Namun, AIK sang istri sempat tertinggal dan tidak berhasil masuk ke dalam mobil patroli. 

Akibatnya, ia sempat menjadi bulan-bulan kemarahan massa sebelum akhirnya berhasil diselamatkan dan diamankan sementara di rumah warga sekitar.

Salah seorang warga setempat, Hendra, mengungkapkan bahwa aksi nekat warga mengepung rumah pasutri tersebut berawal dari rasa frustrasi terhadap penegakan hukum yang dinilai lambat.

"Kalau aku tak ikut, aku menonton saja. Cuma tadi katanya, masyarakat marah karena kasus yang sudah dilaporkan itu ga diproses-proses sama polisi," ujar Hendra saat dihubungi tribun-medan.com, dikutip Kamis (23/7/2026).

Massa Tuntut Keadilan Hingga ke Kantor Polisi

Kekesalan warga bahkan berlanjut hingga ke Mapolres Tanjung Balai.

Ratusan masyarakat terus mengawal dan memastikan pasutri tersebut benar-benar ditahan oleh pihak kepolisian hingga larut malam.

Menanggapi insiden penggerudukan sosok pasutri ini, Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Fery mengonfirmasi bahwa kedua terduga pelaku kini telah berhasil dievakuasi dan diamankan di Mapolres Tanjungbalai untuk menghindari amukan massa sekaligus menindaklanjuti laporan korban.

"Laporan memang sudah diterima, kami sudah tindaklanjuti, kami masih melakukan penyelidikan. Tapi, semalam dua orang pasangan suami istri tersebut diamankan oleh masyarakat," kata Kapolres Tanjungbalai, AKBP Welman Fery melalui jaringan telepon kepada tribun-medan.com, Kamis (23/7/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa saat ini pasutri tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif dan statusnya belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.