Gelar Piala Dunia 2026 Cuma Pemanis, Bukan Kunci Penyegel Menangi Ballon dOr
Arif Tio Buqi Abdulah July 23, 2026 06:15 PM

TRIBUNNEWS.COM - Ballon dOr dapat dikatakan selayaknya penghargaan individu level tertinggi yang dimenangkan oleh pemain saat menjalani kariernya sebagai pesepakbola profesional.

Alhasil, tak mengherankan jika sosok pemenang Ballon dOr, namanya bakal dikenang oleh lintas generasi sekalipun beda zaman.

Lionel Messi sejauh ini masih memegang status sebagai pemenang Ballon dOr terbanyak dengan koleksi delapan trofi.

Pemain bintang Argentina dan Inter Miami itu memenangkan Ballon dOr masing-masing pada tahun 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, dan 2023.

Adapun untuk pemenang Ballon dOr edisi terakhir alias tahun 2025 dimenangkan Ousmane Dembele, yang meraih kesuksesan besar bersama PSG.

Kini, beberapa nama pemain elit diprediksi akan bersaing untuk memperebutkan status sebagai pemenang Ballon dOr 2026.

Menariknya, nominasi alias kandidat peraih Ballon dOr kali ini, kemungkinan akan dipengaruhi oleh hasil Piala Dunia 2026.

Baca juga: 10 Pemain Favorit Ballon dOr 2026 setelah Piala Dunia: Tak Ada Ronaldo, Messi Bersaing dengan Yamal

Pada edisi 2023 lalu, Lionel Messi yang kala itu mampu membawa Argentina memenangkan Piala Dunia 2022, dinobatkan sebagai pemenang Ballon dOr, mengalahkan Erling Haaland yang meraih treble winners bersama Manchester City di musim yang sama.

Pertanyaannya, apakah hasil Piala Dunia 2026 yang memenangkan Spanyol bakal punya pengaruh signifikan terhadap penilaian kandidat pemenang Ballon dOr nantinya?

PENGUMUMAN NOMINASI- Pengumuman nominasi Ballon d
PENGUMUMAN NOMINASI- Pengumuman nominasi Ballon d"or. Sebanyak 30 pemain masuk nominasi peraih Ballon d'Or dalam pengumuman yang dirilis pada Kamis ini, 7 Agustus, 30 nominasi yang bersaing memperebutkan penghargaan diumumkan. (Tangkapan layar Instagram/ Ballon d'Or)

Menyikapi hal tersebut, pihak penyelenggara Ballon dOr pun telah mengonfirmasi soal efek domino menjadi juara Piala Dunia 2026 bagi pemain yang masuk dalam nominasi persaingan penghargaan ini.

Dalam rilis terbarunya, pihak terkait menegaskan memenangkan Piala Dunia tidak memberi jaminan bagi seorang pemain langsung menjadi pemenang Ballon dOr.

Hanya saja, memenangkan Piala Dunia diakui bakal sedikit membantu memberikan efek positif bagi pemain yang terlibat dalam nominasi tersebut.

"Memenangkan Piala Dunia tidak menjamin kemenangan juga untuk penghargaan Ballon dOr," bunyi pernyataan resmi pihak penyelenggara Ballon dOr lewat laman resminya.

"Ya, memenangkan Piala Dunia hanya akan membantu,"

"Tetapi itu tidak menjamin Ballon dOr akan jatuh ke pemain yang memenangkan Piala Dunia,"

"Anda harus menjadi pemain terbaik sepanjang musim tersebut, bukan hanya menjadi pemain terbaik di satu kompetisi saja," tukasnya.

Baca juga: Nilai Pasar Pemain Spanyol Melonjak usai Juara Piala Dunia 2026, Yamal Salip Mbappe Jadi Termahal

Pernyataan tegas yang disampaikan pihak Ballon dOr tersebut seakan meredakan berbagai spekulasi soal pemenang Ballon dOr 2026.

Dalam sejarahnya, memang tidak semua pemain yang memenangkan Piala Dunia bersama negaranya, langsung dinobatkan sebagai pemain terbaik alias pemenang Ballon dOr pada tahun yang sama.

Tercatat, hanya ada empat dari tujuh pemain saja yang memenangkan Ballon dOr setelah menjadi juara Piala Dunia di timnasnya, sejak 1995.

Empat pemain tersebut yakni Zinedine Zidane (1998), Ronaldo Nazario (2002), Fabio Cannavaro (2006) dan terakhir Lionel Messi (2023).

Artinya presentase pemain yang memenangkan Ballon dOr setelah berjaya membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia pada tahun yang sama hanya 57 persen saja.

Jika hal itu benar adanya, maka pertarungan untuk memperebutkan status sebagai pemenang Ballon dOr tahun ini menjadi terbuka.

Andai melihat performa beberapa pemain elit yang tampil di Piala Dunia 2026, nama seperti Lionel Messi (Argentina) dan Lamine Yamal (Spanyol) yang sama-sama membawa timnya ke final turnamen, jelas layak dipertimbangkan.

Contohnya Messi. La Pulga tercatat mampu mengukir catatan sensasional berupa 8 gol dan 4 assist, saat membawa Argentina menjadi finalis Piala Dunia 2026.

Statistik tersebut tergolong elit, mengingat usia Messi yang sudah menyentuh 39 tahun.

Yamal juga layak diperhitungkan, mengingat peran krusialnya dalam membawa Barcelona sekaligus Spanyol berjaya tahun ini.

Di level klub, Yamal mencatatkan 24 gol dan 18 assist dari 45 penampilan bersama tim Catalan di semua kompetisi.

Sementara di Piala Dunia, Yamal memang hanya mencetak satu gol dan satu assist, namun perannya membawa Spanyol hingga bisa jadi juara tidak bisa dikesampingkan.

Lalu, jika berkaca dari performa di level klub, maupun timnas di Piala Dunia 2026, ada beberapa nama pemain lain juga layak masuk nominasi pemenang Ballon dOr 2026.

Sebut saja Harry Kane (Inggris), Declan Rice (Inggris), Vitinha (Portugal), Fabian Ruiz (Spanyol), Michael Olise (Prancis), Kylian Mbappe (Prancis), hingga Ousmane Dembele (Prancis).

Merujuk pada jadwal, pengumuman pemenang Ballon dOr akan dirilis pada tanggal 26 Oktober 2026 di London, Inggris.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.