Anak Perempuan Dominasi Korban Kekerasan Terhadap Anak di Kota Pekanbaru
Firmauli Sihaloho July 24, 2026 01:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Anak perempuan mendominasi korban kekerasan terhadap anak di Kota Pekanbaru. Jumlah anak perempuan yang menjadi korban kekerasan sampai saat ini mencapai 53 kasus.

Puluhan anak perempuan itu menjadi korban kekerasan dalam rentang Januari hingga Juni 2026.

Mereka adalah korban kekerasan yang melapor ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Kota Pekanbaru selama enam bulan belakangan.

"Mereka adalah anak perempuan yang menjadi korban kekerasan, lantas melapor ke UPT PPA Pekanbaru," papar Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3PM) Kota Pekanbaru, Harry Pratama kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, secara keseluruhan total anak yang menjadi korban kekerasan di Kota Pekanbaru mencapai 96 kasus. Sebanyak 43 kasus di antaranya adalah anak laki-laki yang menjadi korban kekerasan.

Harry menjabarkan bahwa mayoritas anak-anak yang menjadi korban tersebut berhadapan dengan hukum. Jumlah anak yang berhadapan dengan hukum saat ini sebanyak 27 kasus.

Baca juga: Aplikasi di Ponsel dr Alex Tak Bisa Diakses, Polisi Kirim Perangkat ke Labfor

Baca juga: Penyebab Tewasnya Dokter Spesialis Kejiwaan di Kamar Hotel di Pekanbaru Masih Misteri, Tunggu Visum

Ada yang mengalami kekerasan psikis sebanyak 18 kasus. Sedangkan yang mengalami kekerasan fisik. Ada juga kasus anak yang tidak mendapatkan haknya sebanyak 18 kasus dan mengalami kekerasan psikis sebanyak 18 kasus.

Sebanyak sebelas kasus anak yang mengalami kekerasan fisik. Ada juga anak yang menjadi korban kekerasan seksual sebanyak sembilan kasus.

"Mereka yang jadi korban kekerasan seksual kebanyakan adalah anak perempuan, Jumlahnya mencapai lima kasus. Sedangkan anak laki-laki yang jadi korban kekerasan seksual sebanyak empat orang," ujarnya.

Harry menyebut bahwa para korban sudah dalam pendampingan UPT PPA. Mereka mendapat pendampingan agar tidak mengalami trauma di masa mendatang.

Dirinya mengajak semua pihak untuk segera melaporkan ke UPT PPA Pekanbaru. Apabila mendapati adanya dugaan kekerasan terhadap anak-anak. (Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.