Anak kerap dianggap belum boleh melakukan olahraga terlalu berat karena jantungnya masih dalam tahap perkembangan. Anggapan tersebut membuat sebagian orang tua khawatir aktivitas fisik dapat membahayakan kesehatan jantung anak.
Dokter Jantung Anak BraveHeart Brawijaya Hospital, dr Anisa Rahmadhany, SpA, Subsp.Kardio, mengatakan anggapan tersebut merupakan mitos. Menurutnya, jantung anak sudah terbentuk sempurna sejak lahir sehingga anak dengan kondisi jantung sehat tetap dapat melakukan olahraga.
"Jantung sudah terbentuk sempurna, jadi jawabannya mitos ya. Jadi saat lahir jantungnya sudah terbentuk sempurna," ujar dr Anisa kepada detikcom, Kamis (16/7/2026).
Meski demikian, aktivitas olahraga tetap perlu disesuaikan dengan kondisi anak. Jika anak sudah merasa terlalu lelah, aktivitas sebaiknya dihentikan dan tidak dipaksakan.
"Jadi kalau jantungnya sehat, tentu saja boleh berolahraga," katanya.
"Cuma kembali lagi, kalau memang terlalu lelah ya harus di-stop, gak boleh berlebihan," lanjutnya lagi.





