Ternyata DLH Kota Tasikmalaya Sudah Tutup Total Dua TPS Sampah, Ini Alasannya
Dedy Herdiana July 24, 2026 07:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Bidang persampahan ungkap sudah ada dua tempat penampungan sementara (TPS) yang ditutup total alias permanen, karena lokasinya berada di area publik.

Untuk titik pertama sudah yakni TPS Borobudur yang lokasinya tepat di samping hotel dan kerap meluap akibat kiriman sampah liar.

Sedangkan titik kedua SPA Sampah Dadaha sudah ditutup karena ada di area publik komplek olahraga, sehingga perlu dipindahkan.

"Kalau yang TPS Borobudur selain sering meluap, warga sekitar juga meminta dipindahkan. Karena menganggu lalu lintas kendaraan ketika meluap," kata Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Tasikmalaya Feri Arif Maulana dikonfirmasi TribunPriangan.com, Jumat (24/7/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS - Resmi! SPA Sampah Dadaha Kota Tasikmalaya Ditutup Total, Ini Penjelasan DLH

Feri menambahkan, TPS yang baru direlokasi yakni ada di kawasan komplek olahraga yang kerap dikeluhkan masyarakat yang berolahraga.

"Untuk SPA Sampah Dadaha baru dua hari lalu sudah direlokasi, dan nantinya bekas bangunannya bakal difungsikan sebagai ruang publik oleh UPTD Dadaha," kata Feri.

Meskipun direlokasi, TPS lain masih ada dan sampah di wilayah SL Tobing bisa dikirimkan TPS lain yang tersebar.

"Selain lebih rapi, TPS Borobudur ini volumenya tinggi, dan dari luar kerap buang kesitu, jadinya kita kewalahan, lebih baik di relokasi," tegasnya.

Alasan relokasi ini juga sebagai langkah penataan area publik. Bahkan kedepan ada rencana pembangunan TPS3R setiap kecamatan.

"TPS3R ini untuk jangka panjang, karena sampah yang memiliki nilai ekonomis bisa dimanfaatkan warga," jelas Feri.(*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.