Oma BW Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya di Desa Lalumpe Minahasa, Ini Kronologinya
Chintya Rantung July 25, 2026 02:53 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga Desa Lalumpe dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan usia lanjut, Sabtu 25 Juli 2026, sekitar pukul 06.15 WITA.

Identitasnya BW (82), ditemukan meninggal dunia di rumahnya Jaga III, Desa Lalumpe, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa.

Rumah tempat korban ditemukan adalah rumah panggung.

Korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya bernama James Ponggawa, di bagian dapur rumah, memang sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Saat itu, James melihat jendela kamar ibunya dalam keadaan tidak terkunci sehingga ia memutuskan untuk memeriksa kondisi sang ibu. 

Ia terkejut, saat memasuki rumah, ibunya dalam keadaan tergeletak di lantai.

Menurut keluarga, korban selama ini tinggal bersama anak kandung dan menantunya di Desa Lalumpe. 

Namun setiap hari anak dan menantu korban ke Kota Tondano untuk mengurus anak yang masih bersekolah dan biasanya baru kembali ke rumah setiap Jumat malam. 

Pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 19.00 WITA, setelah tiba dari Tondano, keduanya tidak sempat memeriksa kondisi korban karena mengira korban telah beristirahat.

James Ponggawa saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa ibunya memiliki riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. 

Informasi tersebut juga menjadi dasar dugaan awal penyebab kematian.

Mendapat laporan dari masyarakat, Tim Inafis Polres Minahasa bersama Kasat Reskrim Polres Minahasa Iptu Raudo Perdana, segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Personel Polsek Kombi turut membantu proses penanganan di lokasi.

Sejumlah langkah kepolisian telah dilakukan, antara lain mendatangi TKP bersama Unit Identifikasi Polres Minahasa dan personel Polsek Kombi.

Berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak Puskesmas setempat, juga minta keterangan dari keluarga korban.

Korban dievakuasi menggunakan kantong jenazah diturunkan dari atas rumah panggung, untuk dilakukan pemeriksaan luar. 

Keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi dan keterangan keluarga, tidak ditemukan indikasi tindak pidana.

"Jadi dugaan sementara penyebab meninggalnya korban adalah akibat penyakit hipertensi yang telah lama diderita," ujar Kasat Reskrim Polres Minahasa.

Kapolsek Kombi AKP Andris Kasim mengimbau masyarakat agar memberikan perhatian lebih kepada anggota keluarga usia lanjut.

"Khususnya yang memiliki riwayat penyakit, sehingga kondisi kesehatan mereka dapat terus terpantau dan mendapatkan penanganan sedini mungkin," ujar dia. (AMG)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.