Bos Ducati Akui Sempat Ketar-ketir saat Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak
Nestri Y July 27, 2026 07:33 PM

MOTOGP
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, setelah kemenamgan sprint race MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring, Saxony, Jerman, Sabtu (11/7/2026).

BOLASPORT.COM - Direktur Olahraga Ducati Corse, Mauro Grassilli, membeberkan bahwa proses perpanjangan kontrak dengan Marc Marquez sempat berlangsung tak mudah.

Pergerakan Ducati tidak semulus yang digadang-gadang saat gosip transfer pembalap berembus lebih cepat untuk MotoGP tahun depan.

Perpanjangan kontrak sang megabintang, Marc Marquez, belum juga dikunci kabarnya hingga kuartal pertama tahun ini.

Padahal, pabrikan lainnya telah bermanuver.

Marquez berulang kali memberikan petunjuk bahwa ia tidak ingin terburu-buru soal kontrak baru.

Hal tersebut mengundang berbagai rumor yang mulai liar dari peluang kembali ke Honda dan bahkan sampai isu pensiunnya sang Juara Dunia sembilan kali.

Kondisi kebugaran disinyalir menjadi penyebab mengapa Marquez tak kunjung meneken kontrak dengan si Merah Borgo Panigale.

Marquez mengalami cedera cukup parah di MotoGP Indonesia 2025 yang mempengaruhi performa sampai di awal musim 2026.

Marquez dikabarkan sempat tak yakin bisa menyanggupi kontrak normal berdurasi dua tahun dari Ducati dan meminta skema 1+1.

Usut punya usut, tidak adanya kepastian dari sang ujung tombak menyebabkan periode sulit bagi Ducati yang secara bersamaan ditekan pesaing sengitnya, Aprilia.

"Sejujurnya, kami telah melewati beberapa bulan yang sangat sulit," Grassilli mengakui, dilansir Bolasport dari Speedweek.

"Jauh lebih mudah bagi kami untuk menandatangani kontrak pertama dengan Marc. Ketika dia pindah dari Gresini ke Ducati Lenovo pada akhir tahun 2024, semuanya berjalan lancar."

Rencana untuk memperpanjang masa bakti Marquez tentu saja sudah disiapkan Ducati setelah keberhasilannya menjadi juara dunia secara dominan pada tahun lalu.

Mereka bahkan tak memikirkan alternatif lain apabila ternyata jawaban Marquez untuk kontrak yang baru adalah "enggak dulu".

"Situasi musim dingin lalu sama sekali tidak mudah. ​​Jujur saja—kami sama sekali tidak punya rencana B."

"Sejauh menyangkut Marc, kami melakukan segala yang kami bisa untuk melanjutkan kerja sama dengannya."

"Selama waktu itu—kita bicara tentang berbulan-bulan—Ducati tetap berpegang pada rencana (memperpanjang kontrak Marquez."

"Selama periode itu, tidak ada alternatif bagi kami; selalu hanya tentang Marc," tandasnya.

Pada akhirnya, Marquez bersedia bilang "ya" untuk memperpanjang masa kerja sama bersama Ducati yang kemudian diumumkan pada 23 Juni lalu.

Marquez membuat Ducati makin yakin dengan pilihannya setelah sapu bersih kemenangan sprint dan balapan pada GP Hungaria.

Kemenangan ini menandai kebangkitan Marquez dari cedera bahu yang membuatnya ragu dengan masa depan kariernya setelah tahun ini.

Grassilli dan para bos Ducati sepetti Davide Tardozzi (manajer tim) dan Luigi Dall'igna (general manager) yakin bahwa Marquez masih haus akan kemenangan.

Comeback pembalap asal Spanyol itu kian nyata saat memasuki paruh musim dengan puncaknya menyapu bersih kemenangan pada GP Jerman 2026.

Marquez kini sudah naik ke peringkat tiga klasemen dengan hanya tertinggal 18 poin dari Jorge Martin (Aprilia) selaku pemilik posisi puncak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.