Pembinaan Paskibra Sulbar 4-18 Agustus Kesbangpol Liibatkan TNI-Polri dan PPI
Ilham Mulyawan July 28, 2026 05:47 PM

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat mematangkan persiapan pelaksanaan Pemusatan Pembinaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat. 

Langkah yang dilakukan ialah menggelar rapat pemantapan yang melibatkan seluruh panitia dan pelatih di Ruang Teater, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin (27/7/2026).

Baca juga: Siswa Mulai Masuk Sekolah Rakyat di mamuju 31 Juli Junda Ultimatum PT Hutama Karya Segera Tuntaskan

Baca juga: Sulbar Berpeluang Dapat Tambahan 1.250 Kuota Bedah Rumah Pemprov Kebut Pendataan

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, mengatakan keberhasilan pelaksanaan Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para peserta, tetapi juga oleh kesiapan seluruh unsur pendukung. 

Karena itu, ia meminta seluruh panitia dan pelatih bekerja secara profesional serta menjaga kekompakan selama proses pembinaan berlangsung.

"Kami berharap seluruh panitia dan pelatih dapat bekerja dengan sungguh-sungguh serta menjaga kekompakan demi suksesnya pelaksanaan tugas negara ini," kata Darwis.

Menurut Darwis, pemusatan pembinaan akan berlangsung pada 4 hingga 18 Agustus 2026. 

Selama masa tersebut, para calon Paskibraka akan mengikuti berbagai materi pembinaan, mulai dari latihan fisik, baris-berbaris, wawasan kebangsaan, hingga simulasi upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih.

Ia menegaskan, seluruh tahapan pembinaan harus dilaksanakan secara disiplin agar para peserta memiliki kesiapan fisik, mental, serta karakter yang dibutuhkan saat bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam pelaksanaannya, pemusatan pembinaan didukung oleh personel dari berbagai unsur. 

Tim tersebut terdiri atas tujuh pelatih yang berasal dari TNI, Polri, dan Purna Paskibraka Indonesia, kemudian 13 orang panitia, empat orang pengapit, dua orang komandan pasukan, enam orang pamong, lima orang tim kesehatan, seorang pelatih senam, dua petugas pengawalan, serta dua orang pengemudi.

Seluruh personel tersebut akan bertugas secara terpadu untuk memastikan setiap tahapan pembinaan berjalan sesuai rencana hingga pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat Provinsi Sulawesi Barat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.