BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ratusan para peserta didik lulusan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Bangka Tengah resmi menerima ijazah, Rabu (29/07/2026).
Secara simbolis, penyerahan ijazah angkatan pertama SPNF SKB Bangka Tengah tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ahmad Syarifullah Nizam dan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah.
Sekda Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam menyampaikan pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada lulusan yang kebanyakan ibu-ibu dan menjuluki mereka sebagai "Pahlawan".
Untuk itu ia mengusulkan agar para ibu-ibu lulusan program kesetaraan ini bersedia menjadi duta atau endorser bagi masyarakat sekitar untuk mengajak warga lain yang belum mengenyam pendidikan formal agar mau bergabung dengan SKB Bangka Tengah.
"Nanti akan kita libatkan juga para lulusan ini sebagai endorsement atau duta untuk mengajak masyarakat luas kembali belajar," ujarnya.
Sekda juga menegaskan, untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kualitas pendidikan, SKB Bangka Tengah akan terus berinovasi.
Menurutnya, selain menyediakan program akademis paket A, B, dan C, SKB Bangka Tengah kini telah memperkuat kurikulum dengan program keterampilan (kecakapan hidup/vokasi) seperti tata boga dan menjahit, yang ke depan akan terus dikembangkan ke bidang keahlian lainnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah Esdras Silverius Bangun mengatakan lulus hari ini terdiri dari 21 orang peserta didik Paket A, 63 orang peserta didik Paket B, dan 45 orang peserta didik Paket C.
Dikatakan Esdras, ijazah kesetaraan ini bukan sekadar dokumen administratif atau investasi pribadi, melainkan modal sosial yang sangat berharga.
"Dokumen ini dapat membuka peluang lebih luas bagi warga, seperti mencalonkan diri sebagai kepala desa atau mengikuti kontestasi legislatif, sekaligus menjadi teladan nyata dari konsep pendidikan sepanjang hayat," tuturnya.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)