Sambut Beasiswa SDM Sawit 2027, Apkasindo dan Polman Negeri Babel Teken Kerja Sama
Evan Saputra July 29, 2026 08:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Politeknik Manufaktur (Polman) Negeri Bangka Belitung, Rabu (29/7/2026).

Kerja sama ini dilakukan untuk mempersiapkan Polman Babel menjadi kampus mitra penerima Program Beasiswa SDM Sawit pada tahun 2027.

​Penandatanganan kerja sama terkait program beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut dilakukan oleh Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan dan Ketua DPW Apkasindo Babel Sulisman. Acara ini disaksikan langsung oleh Bupati Bangka Fery Insani beserta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bangka.

​Bupati Bangka, Fery Insani, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor tersebut dalam memajukan dunia pendidikan dan sektor perkebunan lokal.

​"Harapan besar kami pemerintah daerah, agar Polman Babel dapat resmi bertransformasi menjadi salah satu perguruan tinggi mitra penerima Program Beasiswa SDM Sawit pada tahun 2027 mendatang," kata Fery, Rabu (29/7/2026).

​Proyeksi Kampus Penerima Beasiswa 2027

​Ketua DPW Apkasindo Babel, Sulisman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan DPP Apkasindo untuk memproyeksikan Polman Babel sebagai salah satu institusi penampung mahasiswa Program SDM Sawit di tahun 2027.

​"Sebagai catatan, pada tahun ini program beasiswa bergengsi tersebut telah tersebar di 45 kampus di seluruh Indonesia dengan total penerima mencapai 5.000 mahasiswa," ungkap Sulisman.

​Penyelarasan Vokasi dan "Smart Agriculture"

​Direktur Polman Babel, I Made Andik Setiawan, menyambut baik sinergi ini sebagai langkah strategis menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata industri perkebunan daerah.

​"Jangan sampai kita mencetak lulusan yang kompetensinya ternyata tidak dibutuhkan di daerah ini. Untuk itu, perlunya kerjasama seperti ini," ujar I Made.

​Ia menjelaskan, Polman Babel saat ini telah memiliki Fakultas Elektro dan Pertanian. Khusus disiplin ilmu pertanian, pihak kampus memfokuskan pengembangan pada sistem pertanian berbasis teknologi (smart agriculture).

​"Langkah ini dinilai sangat penting, mengingat ketersediaan lahan yang semakin berkurang, sehingga menuntut penerapan sistem pertanian modern yang didukung teknologi canggih," tegasnya.

(Bangkapos.com/Adi Saputra).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.