Gerakan Makan Tanpa Drama Dorong Anak Menikmati Waktu Makan Bersama
Aditya Eka Prawira July 29, 2026 08:30 PM

Liputan6.com, Serang - Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Sakatonik ABC meluncurkan Gerakan Makan Tanpa Drama bersama Pemerintah Kabupaten Serang dan Kelompok Kerja (POKJA) Bunda PAUD Kabupaten Serang. Gerakan ini bertujuan mendorong anak menikmati waktu makan bersama keluarga sekaligus membangun kebiasaan makan yang lebih positif sejak dini.

Inisiatif tersebut berangkat dari pemahaman bahwa waktu makan bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan gizi tapi juga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak. Suasana makan yang nyaman, hangat, dan tanpa tekanan dinilai dapat membantu menjaga nafsu makan anak sehingga kebutuhan nutrisinya terpenuhi secara optimal.

Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Heroik Grup 1 Kopassus, Kabupaten Serang, diikuti sekitar 20.000 anak usia TK hingga SD bersama orang tua, guru, dan masyarakat. Berbagai kegiatan edukatif dan interaktif digelar, mulai dari senam bersama, edukasi gizi, hingga hiburan anak sebagai bagian dari kampanye membangun gaya hidup sehat sejak usia dini.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memenuhi hak-hak anak, termasuk hak memperoleh gizi yang baik dan pengasuhan yang positif di lingkungan keluarga.

"Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Kami menyambut baik Gerakan Makan Tanpa Drama karena tidak hanya mengajak anak-anak membangun kebiasaan makan yang sehat tapi juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menciptakan suasana makan yang hangat dan menyenangkan," kata Ratu.

Lebih lanjut, dia, menambahkan,"Sejalan dengan visi Serang Bahagia, harapan kami gerakan ini dapat menginspirasi semakin banyak keluarga di Kabupaten Serang untuk membentuk kebiasaan baik yang akan berdampak bagi masa depan anak-anak."

Keberhasilan menciptakan generasi yang sehat, kata Ratu, membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, tenaga pendidik, media, hingga masyarakat agar edukasi mengenai gizi dapat menjangkau lebih banyak keluarga.

Senada dengan itu, Group Head of Marketing & Consumer Insights Kalbe Consumer Health, Irwan Wijaya, mengatakan, Gerakan Makan Tanpa Drama merupakan bagian dari komitmen Sakatonik ABC untuk mendampingi orang tua dalam membangun pengalaman makan yang lebih menyenangkan bagi anak.

"Kami melihat bahwa tantangan terbesar yang dihadapi orang tua bukan semata-mata ketika anak sulit makan, tetapi bagaimana menciptakan momen makan yang menyenangkan tanpa tekanan. Karena itu, melalui Gerakan Makan Tanpa Drama, kami ingin mengambil peran lebih besar dari sekadar menghadirkan produk. Sebagai merek vitamin anak yang telah dipercaya keluarga Indonesia selama bertahun-tahun, Sakatonik ABC berkomitmen menghadirkan edukasi sekaligus solusi yang dapat membantu orang tua mendukung kebiasaan makan yang lebih sehat dan menyenangkan," kata Irwan.

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Sakatonik ABC juga menghadirkan Sakatonik ABC Curcuma Madu, vitamin tablet hisap yang diklaim membantu menambah nafsu makan anak. Produk ini diharapkan dapat menjadi pendamping bagi orang tua dalam membangun kebiasaan makan yang lebih baik.

Irwan menegaskan, perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

"Kami percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Ketika anak menikmati momen makan dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh sehat, aktif, dan percaya diri. Melalui Gerakan Makan Tanpa Drama, kami berharap dapat menginspirasi semakin banyak keluarga Indonesia untuk menjadikan waktu makan sebagai momen yang positif, sekaligus mendukung terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045," pungkas Irwan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.