SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS– Seorang pekerja bangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, mengalami luka bakar serius setelah tersengat aliran listrik saat bekerja.
Korban diketahui bernama Aldi (21), warga Kota Palembang. Peristiwa itu terjadi ketika korban bersama sejumlah rekannya memasang atap rangka baja gedung KDMP di SP 5 Desa Sukamakmur, Kecamatan BTS Ulu, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Pejabat Sementara (Ps) Kepala Desa Sukamakmur, Ali Separ, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, korban telah dilarikan ke Rumah Sakit AR Bunda di Kota Lubuklinggau untuk mendapatkan penanganan medis.
"Benar, kejadiannya kemarin sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini korban sudah dibawa ke RS AR Bunda di Kota Lubuklinggau," ujar Ali Separ saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).
Ali mengaku belum mengetahui secara rinci kronologi kejadian karena saat menerima informasi dirinya sedang dalam perjalanan menuju desa.
Saat tiba di lokasi, korban telah lebih dahulu dievakuasi ke rumah sakit.
Meski demikian, berdasarkan informasi yang diterimanya, korban mengalami luka bakar pada bagian tangan dan dada akibat sengatan listrik.
"Informasinya kondisi korban lumayan parah, ada luka bakar pada bagian tangan dan dadanya," katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa korban bukan merupakan warga Desa Sukamakmur, melainkan pekerja asal Kota Palembang yang ikut mengerjakan pembangunan gedung KDMP tersebut.
"Bukan warga desa kami. Informasinya korban orang Palembang, karena kebanyakan pekerjanya memang berasal dari Kota Palembang," ungkapnya.
Dari informasi sementara, kecelakaan kerja itu terjadi saat korban memasang rangka atap baja di bagian atas bangunan. Di lokasi tersebut terdapat kabel listrik yang berada dekat dengan posisi pembangunan gedung yang berada di pinggir jalan.
Diduga rangka baja atau bagian yang sedang dikerjakan korban tidak sengaja menyentuh kabel listrik sehingga mengakibatkan korban tersengat arus listrik.
"Saat itu korban mau memasang atap rangka baja. Di atas ada kabel listrik karena posisinya di pinggir jalan, sehingga korban tidak sengaja menyenggol kabel tersebut," jelas Ali.
Saat ini, kasus kecelakaan kerja tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Pemerintah desa juga mengimbau seluruh pekerja proyek agar lebih mengutamakan keselamatan kerja, terutama saat bekerja di sekitar jaringan listrik.