Hari Anak Nasional, 1.217 Anak "Take Over" Kantor Setda Kabupaten Magelang
Hari Susmayanti July 30, 2026 05:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Suasana berbeda terlihat di Kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magelang pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, Kamis (30/7/2026).

Sebanyak 1.217 anak dari berbagai kecamatan mendapat kesempatan mengambil alih (take over) lingkungan Setda untuk mengenal lebih dekat dunia pemerintahan sekaligus menanamkan semangat meraih cita-cita sejak dini.

Mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan", peringatan HAN tahun ini dikemas secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai perangkat daerah.

Anak-anak tidak hanya mengikuti seremoni, tetapi juga diajak berkeliling ke sejumlah ruangan di lingkungan Setda guna mengenal fungsi pemerintahan dan pelayanan publik.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, mengatakan anak merupakan investasi terbesar bagi masa depan Kabupaten Magelang.

Menurutnya, memberikan pengalaman mengenal pemerintahan sejak dini diharapkan mampu membangun mimpi sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah.

"Hari ini seluruh OPD berkolaborasi agar anak-anak mendapatkan inspirasi untuk membangun masa depan sekaligus mengenal pelayanan Pemerintah Kabupaten Magelang sejak dini," kata Grengseng.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan generasi unggul melalui pelayanan yang dimulai sejak usia anak.

Baca juga: Wabup Magelang Ajak Masyarakat Tangkal Hoaks dan Kenakalan Remaja demi Jaga Stabilitas Daerah

"Anak-anak adalah masa depan Kabupaten Magelang. Karena itu, kita ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus membangun memori positif tentang pelayanan publik. Harapannya, suatu saat nanti mereka memiliki cita-cita untuk ikut membangun daerah ini," ujarnya.

Menurut Grengseng, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan sejak dini.

"Semakin banyak pihak yang peduli terhadap anak, semakin besar peluang kita melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, dan mampu bersaing di masa depan," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan secara simbolis Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai bentuk pemenuhan hak sipil anak.

Selanjutnya, distribusi KIA akan diteruskan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang.

Peringatan HAN juga diisi dengan peluncuran Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman untuk Anak, kampanye Bersama Lindungi Anak, inovasi SIPENTING dari Dinas Kesehatan untuk memperkuat percepatan penurunan stunting secara kolaboratif, serta program Ananda Bersinar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Magelang, Nanik Susilowati, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini dirancang sebagai agenda lintas sektor agar anak memperoleh layanan yang lebih komprehensif.

"Melalui kolaborasi ini kami meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman untuk Anak, Bersama Lindungi Anak, program pencegahan stunting kolaboratif, Ananda Bersinar dari BNN, hingga gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak dini," jelas Nanik.

Ia menyebutkan, sebanyak 1.217 anak mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Magelang, lembaga kesejahteraan sosial, serta sejumlah sekolah di sekitar Kota Mungkid.

"Kegiatan ini diikuti sekitar 50 anak dari setiap kecamatan, ditambah peserta dari lembaga kesejahteraan sosial dan sekolah-sekolah sekitar lokasi. Harapannya, anak-anak mendapatkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus memahami pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan, karakter, dan rasa cinta tanah air," pungkasnya.

Sebelum acara puncak dimulai, seluruh peserta mengikuti senam bersama dengan tema Tujuh Kebiasaan Anak Magelang Hebat sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pembiasaan perilaku positif bagi anak-anak. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.