Bukan Air Putih Saja, Minuman Ini Disebut Ahli Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Tetap Stabil
SERAMBINEWS.COM – Air putih selama ini dikenal sebagai minuman terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh dan metabolisme.
Namun, sebuah minuman lain yang jarang menjadi perhatian disebut memiliki manfaat dalam membantu mengendalikan kadar gula darah, yakni jus delima.
Dikutip Serambinews.com melalui GB News (30/7/2026), ahli diet terdaftar dari MyHealthTeam, Avery Zenker, mengungkapkan bahwa jus delima berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin.
Menurut Zenker, manfaat tersebut didukung oleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi satu dosis jus delima mampu menurunkan kadar gula darah puasa serta meningkatkan kadar insulin pada peserta penelitian yang sehat.
Temuan itu menunjukkan bahwa jus delima memiliki potensi sebagai salah satu minuman pendukung dalam menjaga regulasi gula darah.
Zenker juga menjelaskan bahwa manfaat serupa telah diamati pada penderita diabetes tipe 2.
Ia mengatakan kandungan antioksidan dalam jus delima dipercaya dapat membantu melindungi sel-sel pankreas yang berperan dalam memproduksi insulin.
Selain itu, antioksidan tersebut dinilai mampu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh lebih efektif menggunakan hormon tersebut untuk mengendalikan kadar gula darah.
Baca juga: 7 Minuman Sehat untuk Menjaga Fungsi Ginjal Tetap Optimal, dari Air Putih hingga Kefir
Salah satu keunggulan buah delima adalah kandungan polifenol yang tinggi.
Senyawa utama yang disorot adalah punicalagin.
Menurut Zenker, punicalagin dapat menghambat enzim yang bertugas memecah karbohidrat di dalam tubuh.
Dengan proses pemecahan karbohidrat yang lebih lambat, lonjakan kadar gula darah setelah makan berpotensi menjadi lebih terkendali.
Karena itu, jus delima dinilai memiliki manfaat tambahan bagi orang yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Meski demikian, Zenker mengingatkan bahwa jus buah tetap mengandung gula alami yang dapat diserap tubuh dengan cepat.
Oleh sebab itu, konsumsi jus buah tetap perlu dibatasi dan tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.
Baca juga: Jus Delima Bisa Bantu Turunkan Gula Darah, Ahli Gizi Ungkap Manfaatnya untuk Sensitivitas Insulin
Walaupun jus delima memiliki potensi manfaat, air putih tetap menjadi minuman utama yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan metabolisme.
Selain air putih, kopi hitam tanpa gula dan teh juga termasuk minuman yang dinilai baik.
Kedua minuman tersebut mengandung polifenol yang dipercaya dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
Menurut laporan yang dikutip GB News, konsumsi air putih secara rutin bahkan dikaitkan dengan penurunan risiko kematian hingga 23 persen pada penderita diabetes tipe 2.
Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga asupan cairan yang sehat dalam pengelolaan penyakit metabolik.
Di sisi lain, Zenker mengingatkan agar masyarakat membatasi konsumsi minuman manis.
Minuman seperti cola, limun, minuman bersoda, maupun minuman energi disebut memiliki hubungan yang konsisten dengan meningkatnya risiko diabetes tipe 2.
Berdasarkan penelitian yang dikutip, setiap tambahan konsumsi sekitar 200 mililiter minuman manis per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 sebesar 20 persen.
Sementara itu, konsumsi minuman manis secara umum juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit hingga 18 persen.
Sebagai gambaran, satu kaleng minuman cola ukuran standar mengandung sekitar 35 gram gula.
Jumlah tersebut bahkan melebihi batas maksimal konsumsi gula harian yang direkomendasikan oleh National Health Service (NHS) untuk orang dewasa.
Baca juga: 5 Jus Ampuh Turunkan Tekanan Darah, Nomor 4 Paling Direkomendasikan untuk Hipertensi
Selain minuman manis, konsumsi alkohol secara berlebihan juga dinilai dapat memberikan dampak negatif terhadap pengendalian gula darah.
Zenker menjelaskan bahwa konsumsi alkohol yang berlebihan dikaitkan dengan penurunan sensitivitas insulin.
Tidak hanya itu, kebiasaan tersebut juga meningkatkan risiko terjadinya pankreatitis kronis yang dapat mengganggu fungsi pankreas dalam menghasilkan insulin.
Zenker menegaskan bahwa tidak ada satu jenis makanan atau minuman yang dapat menjadi solusi tunggal untuk mengendalikan kadar gula darah.
Menurutnya, perubahan pola makan memang dapat memberikan dampak besar terhadap pengendalian gula darah.
Namun, hasil yang lebih optimal hanya dapat dicapai apabila pola makan sehat dipadukan dengan gaya hidup yang seimbang.
Tidur yang cukup, olahraga secara teratur, menjaga berat badan ideal, serta membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula merupakan faktor penting yang sama-sama memengaruhi respons gula darah.
Karena itu, jus delima dapat menjadi salah satu pilihan minuman pendukung dalam pola makan sehat, tetapi bukan pengganti gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Baca juga: Tak Cuma Segar, Jus Pir Punya 7 Dampak Positif untuk Kesehatan Jantung
(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)