Karim Adeyemi Tantang Lamine Yamal Jadi Starter Barcelona
Harley Ikhsan July 30, 2026 07:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Karim Adeyemi resmi bergabung dengan Barcelona dari Borussia Dortmund musim panas ini. Penyerang asal Jerman itu dijadwalkan menjalani debut tidak resminya saat Barcelona menghadapi Birmingham City dalam laga uji coba akhir pekan ini.

Dalam wawancara bersama Mundo Deportivo, Adeyemi mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima pinangan Blaugrana. Ia mengaku tidak membutuhkan banyak pertimbangan setelah mendapat panggilan langsung dari pelatih Hansi Flick.

"Flick tidak perlu meyakinkan saya. Dia hanya bertanya apakah saya ingin bergabung dengan Barcelona, dan saya langsung menjawab tentu saja. Barcelona adalah klub terbesar di dunia, dan kesempatan seperti ini tidak datang dua kali," ujar Adeyemi.

Hubungan baik yang telah terjalin sejak keduanya bekerja sama di tim nasional Jerman menjadi salah satu faktor yang membuat Adeyemi optimistis mampu berkembang di Camp Nou.

"Saya berharap dia melihat kualitas yang bisa saya berikan kepada tim. Dia mengenal saya dengan sangat baik sejak di tim nasional dan kami memiliki hubungan yang dekat," tambah pemain berusia 24 tahun tersebut.

Adeyemi juga mengonfirmasi bahwa Barcelona sebenarnya sudah beberapa kali menunjukkan ketertarikan kepadanya. Namun, menurutnya, pendekatan sebelumnya belum pernah mencapai tahap yang serius hingga akhirnya transfer terwujud pada musim ini.

Tak Gentar Bersaing dengan Lamine Yamal

Karim Adeyemi. (AP Photo/Martin Meissner)
Karim Adeyemi. (AP Photo/Martin Meissner)

Kedatangan Adeyemi diprediksi akan memperketat persaingan di lini depan Barcelona, termasuk dengan bintang muda Lamine Yamal. Meski demikian, Adeyemi menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi persaingan tersebut.

"Saya tidak takut dengan pemain mana pun. Saya tahu jika mampu menunjukkan performa terbaik, saya akan mendapatkan kesempatan bermain," tegasnya.

Ambisi tersebut juga berkaitan dengan target pribadinya untuk kembali memperkuat tim nasional Jerman. Menurut Adeyemi, peluang itu sepenuhnya bergantung pada performanya di level klub.

"Semuanya tergantung pada apa yang saya tunjukkan di lapangan. Saya yakin jika bermain dengan baik, saya akan kembali dipanggil ke tim nasional," katanya.

 

Bidik Gelar Liga Champions

 

Selain mengandalkan kecepatan, Adeyemi menilai dirinya memiliki kemampuan lain yang dapat menjadi nilai tambah bagi Barcelona. Ia mengaku nyaman bermain di beberapa posisi di lini serang.

"Saya memang memiliki kecepatan, tetapi saya juga kuat dalam situasi satu lawan satu. Saya bisa bermain sebagai pemain sayap maupun penyerang tengah. Fleksibilitas itu menjadi salah satu kelebihan saya," jelasnya.

Menatap musim baru bersama Barcelona, Adeyemi memasang target tinggi. Mimpi terbesarnya adalah mengangkat trofi Liga Champions, gelar yang hampir diraihnya di masa lalu namun gagal diwujudkan.

"Tentu saja impian saya adalah memenangkan Liga Champions. Saya pernah sangat dekat dengan gelar itu, tetapi gagal. Itulah yang terus saya perjuangkan setiap hari," tutup Adeyemi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.