Wajah Baru Jalan Nias Gubeng, Tak Lagi Macet dan Kumuh Kini Disulap Jadi Taman Hijau 
Wiwit Purwanto July 30, 2026 07:05 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Jalan Nias, Kecamatan Gubeng, Surabaya, kini tampil dengan wajah baru setelah bertahun-tahun identik dengan kemacetan dan kesemrawutan. Penataan yang dilakukan Pemkot Surabaya mengubah kawasan itu menjadi lebih tertib, hijau, dan nyaman dilalui.

Deretan usaha cat dempul dan las yang sebelumnya memenuhi bahu jalan telah direlokasi ke kawasan Jalan Menur. Ruang yang selama ini dipenuhi kendaraan rusak dan aktivitas bengkel kini mulai ditata menjadi taman jalur hijau, menghadirkan suasana yang lebih asri sekaligus mengembalikan fungsi ruang publik.

Pantauan di lokasi, Kamis (30/7/2026), tidak terlihat lagi mobil-mobil rusak maupun kendaraan pelanggan yang sebelumnya diparkir sembarangan hingga memakan badan jalan. Arus lalu lintas kini mengalir lebih lancar tanpa hambatan berarti.

Perubahan paling terasa terjadi saat kereta api melintas di perlintasan rel Gubeng. Jika sebelumnya penutupan palang pintu sering memicu antrean kendaraan yang mengular akibat penyempitan jalan, kini antrean jauh lebih singkat.

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tertibkan Bengkel Liar di Jalan Nias Surabaya

Saat palang pintu ditutup, hanya sekitar lima mobil yang terlihat mengantre.

"Senang dan lega setiap hari melintas di Jalan Nias, sekarang lancar jaya dan sangat nyaman," ujar Farida, salah seorang warga yang rutin melintasi kawasan tersebut.

Bekas Bengkel Disulap Jadi Taman Hijau

Pemkot Surabaya mulai menata bekas area kerja para pelaku usaha cat dan las di sepanjang Jalan Nias yang membentang sekitar satu kilometer. Lahan di tepi jalan itu kini dipersiapkan menjadi taman jalur hijau dengan lebar sekitar satu meter.

Media tanam telah disiapkan untuk berbagai jenis tanaman yang nantinya mempercantik kawasan tersebut. Meski masih terlihat sedikit sisa serbuk cat dan bekas aktivitas pengelasan di permukaan aspal, kondisi lingkungan kini jauh lebih bersih, rapi, dan nyaman dipandang.

Relokasi Jadi Solusi Penataan Kawasan

Penataan Jalan Nias merupakan tindak lanjut dari langkah cepat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi setelah menerima berbagai keluhan masyarakat melalui layanan hotline resmi pada akhir Juni 2026.

Saat itu, Wali Kota bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan turun langsung melakukan penertiban terhadap aktivitas yang menggunakan bahu jalan dan trotoar sebagai lokasi usaha. Kendaraan-kendaraan mangkrak yang mengganggu kelancaran lalu lintas juga diderek dari lokasi.

Baca juga: Jalan Nias Dikembalikan ke Fungsi Semula, DPRD Surabaya Dukung Relokasi Bengkel Cat Dempul

Meski melakukan penertiban, Pemerintah Kota Surabaya tetap menyiapkan solusi bagi para pelaku usaha. Puluhan tukang cat dan las direlokasi ke tempat usaha baru yang lebih representatif di kawasan Jalan Menur.

Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan, sekaligus mengembalikan fungsi jalan dan fasilitas publik sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pengguna jalan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.