Al-Hilal menjadikan jimat Everton, Iliman Ndiaye, sebagai target utama. Klub tersebut sedang bernegosiasi dengan The Toffees untuk pemain internasional Senegal itu, dan kesepakatan disebut sudah “sangat dekat”.
Menurut Sky Sport Swiss, Everton menginginkan €80 juta ditambah €15 juta lainnya dalam bentuk bonus, sementara klub asal Teluk itu ingin membayar dengan nilai yang jauh lebih rendah.
Meski demikian, ada keyakinan bahwa kedua pihak pada akhirnya akan menyepakati sebuah angka. Ndiaye juga sedang membahas persyaratan pribadi. Tuntutannya untuk meninggalkan Stadion Hill Dickinson memang cukup tinggi, tetapi masih memungkinkan untuk dipenuhi.
Everton akan kehilangan sosok penting di lini serang jika mereka melepas Ndiaye. Pemain berusia 26 tahun itu mencatatkan enam gol dan tiga assist dalam 32 penampilan di Liga Primer.
Kemampuannya bermain di beberapa posisi menyerang juga terbukti sangat berharga bagi pelatih The Toffees, David Moyes, yang mengandalkan Ndiaye untuk menghadirkan faktor X yang dibutuhkan tim dalam serangan.
Selain itu, total 147 percobaan dribelnya menjadi yang terbanyak di antara seluruh pemain The Toffees musim lalu.
Ndiaye juga terlibat dalam duel lebih banyak daripada rekan setim mana pun (409), serta merebut kembali bola di sepertiga akhir lapangan lebih sering daripada siapa pun di timnya (26 recovery).
Kehilangan dirinya akan menjadi pukulan besar bagi Everton karena tidak banyak pemain yang mampu meniru apa yang ia berikan untuk klub Merseyside tersebut di area serang.
Jika Everton menjual Ndiaye, mereka akan membutuhkan pengganti yang benar-benar siap pakai, seseorang yang diharapkan bisa menghadirkan performa yang bahkan lebih baik.
Salah satu opsi yang patut dipertimbangkan klub adalah Jonathan Rowe dari Bologna, yang telah menarik perhatian di Serie A.
Pemain muda Inggris yang bertalenta itu membukukan delapan gol dan lima assist dalam 44 penampilan di semua kompetisi, dan bisa menjadi rekrutan yang sangat bagus bagi The Toffees.
Alternatif lain yang juga seharusnya dipertimbangkan Everton adalah Matias Fernandez-Pardo dan Jean-Matteo Bahoya.