TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Steering Committe Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, memutuskan, laga semifinal dan final Piala Presiden 2026 akan digelar di Bali. Stadion yang akan dipakai adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Hal itu disampaikan Maruarar Sirait pada konferensi pers Road to Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026).
"Sebetulnya saya inginnya semifinal dan final itu diadakan di Surabaya. Namun Pak Wali Kota (Eri Cahyadi, Red) belum siap menggelar sekarang. Karena itu, setelah berkonsultasi dengan Pak Erick (Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Red), saya pastikan semifinal dan final akan digelar di Bali," kata Maruarar sebagamana disiarkan secara langsung di saluran YouTube PSSI TV.
Maruarar menegaskan, fase semifinal tetap dilaksanakan antara juara grup melawan runner up secara silang. Juara grup A, Persib Bandung, akan berhadapan dengan runner up grup B, Persija Jakarta. Sedangkan juara grup B, Persebaya Surabaya, melawan runner up grup A, Arema FC.
Baca juga: Tiba-tiba Aturan Piala Presiden 2026 Berubah, Persib Bandung Langsung Final Lawan Persebaya
Baca juga: Berguinho Cedera Menyusul Dion Markx, Warning Bagi Persib Jelang Semifinal!
Selain soal tempat semifinal dan final, Maruarar pun mengatakan, panitia akan menambahkan besaran hadiah buat juara pertama.
Semula, kata Maruarar, juara mendapat Rp 6 miliar. "Saya tambahkan untuk juara mendapat hadiah sebesar Rp 8 miliar," kata Maruara yang disambut teriakan dari para undangan di konferensi pers.
Sebelumnya beredar sebuah surat di media sosial berkop Piala Presiden 2026 dan bertanggal 1 Agustus 2026, yang menuliskan bahwa laga semifinal tidak akan digelar dan langsung digelar final antara Persib Bandung vs Persebaya Surabaya sebagai juara grup.
Namun pada Minggu 2 Agustus, beredar lagi surat dengan kop yang sama, yang menyebutkan laga semifinal tetap digelar. (*)