TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER - Kecelakaan lalu lintas akibat rem blong kembali terjadi di jalur nasional Jember-Banyuwangi.
Sebuah truk Fuso bermuatan mebel terjun ke jurang setelah menabrak truk tangki Pertamina di Jalan Raya Dusun Garahan Jati, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan truk Fuso bernomor polisi P 7239 VI yang dikemudikan Agus Widodo (46), warga Banyuwangi, dan truk tangki Pertamina bernomor polisi L 8019 UM yang dikemudikan Rendi Setia Budi (34), warga Kecamatan Songgon, Banyuwangi.
Saat kejadian, kedua kendaraan melaju beriringan dari arah Banyuwangi menuju Jember.
Saat melintasi ruas jalan yang menurun dan menikung, truk Fuso diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman atau rem blong.
Baca juga: Kecelakaan Pikap vs Mobil Box di Embong Miring Nguling Pasuruan, Diduga Tabrak Lari
Akibatnya, kendaraan kehilangan kendali dan menghantam bagian belakang truk tangki Pertamina yang saat itu masih mengangkut bahan bakar minyak (BBM).
Benturan keras mengakibatkan bemper belakang truk tangki mengalami kerusakan cukup parah.
Menyadari jarak dengan truk di depannya semakin dekat, sopir Fuso berusaha menghindari tabrakan yang lebih fatal dengan membanting setir ke arah kiri.
Namun, truk bermuatan mebel tersebut justru keluar dari badan jalan dan terjun ke jurang yang dipenuhi tanaman kopi.
Meski kondisi kabin truk Fuso mengalami kerusakan akibat terjatuh ke jurang, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Sopir bersama empat orang penumpang yang berada di dalam kabin berhasil selamat. Akibat peristiwa tersebut, sempat mengakibatkan kemacetan di sekitar lokasi kejadian.
Kanitlantas Polsek Silo, Aipda Dwi Cahyo Utomo, mengatakan kecelakaan tersebut murni disebabkan oleh kendala teknis pada sistem pengereman truk Fuso saat melintasi jalan menurun.
"Kedua kendaraan besar dan panjang itu sama-sama berjalan dari arah Banyuwangi. Sesampai di jalan menurun dan menikung, Fuso menabrak bagian belakang truk tangki milik Pertamina. Setelah terjadi benturan keras, Fuso masuk jurang. Sopir dan empat orang penumpang di dalam kabin selamat," ujar Aipda Dwi Cahyo Utomo.