BMKG Peringatkan 2 Perairan NTT Ini Berpotensi Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 7 Agustus 2026
Adiana Ahmad August 03, 2026 10:19 PM

POS-KUPANG.COM - Perairan NTT kemballi berpotensi diterjang gelombang tinggi hingga 4 Meter. 

Mengadapi ancaman tersebut, Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengimbau masyarakat khususnya nelayan untuk waspada. 

BMKG mengumumkan ada 2 Perairan NTT yang berpotensi gelombang tinggi hingga 4 meter dalam periode tersebut. 

Kedua Peerairan TT tersebut yakni Selat Sumba Bagian Barat dan Perairan Selatan Sumba.

Ketinggian gelombang tersebut berisiko bagi keselamatan pelayaran perahu nelayan hingga kapal tongkang.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG NTT Selasa 4 Agustus 2026: Kupang Cerah Berawan, Waspada Angin Kencang

Selain gelombang dengan kategori tinggi, BMKG juga mengimbau masyarakat waspada Gelombang Sedang denngan ketinggian 1,25 - 2,5 Meter di Sejumlah Perairan NTT. 

BMKG menyebut Gelombang Sedang berpotensi terjadi di :

Selat Sape Bagian Selatan

Selat Alor

Perairan Selatan Flores

Selat Sumba Bagian Timur

Laut Sawu

Perairan Utara Sabu - Raijua

Perairan Selatan Sabu - Raijua

Baca juga: Cek Update BMKG, Ini Yang Terjadi Pada Cuaca NTT Hari Ini, Minggu 2 Agustus 2026

Perairan Utara Kupang - Rote

Selat Pukuafu

Perairan Selatan Timor - Rote

Perairan Taman Nasional Komodo

Ketinggian gelombang ini dipengaruhi kondisi sinoptik di Perairan NTT.

Berikut Kondisi sinoptik Perairan NTT.

Pola angin di wilayah Nusa Tenggara Timur umumnya bergerak dari Timur Laut – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10 – 35 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sape, Perairan Flores, Selat Flores - Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan selatan Alor - Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu – Raijua, Perairan utara Timor, Perairan Utara Kupang – Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor - Rote, Perairan Labuan Bajo, dan Perairan Taman Nasional Komodo yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah perairan tersebut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.