POS-KUPANG.COM - Perairan NTT kemballi berpotensi diterjang gelombang tinggi hingga 4 Meter.
Mengadapi ancaman tersebut, Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengimbau masyarakat khususnya nelayan untuk waspada.
BMKG mengumumkan ada 2 Perairan NTT yang berpotensi gelombang tinggi hingga 4 meter dalam periode tersebut.
Kedua Peerairan TT tersebut yakni Selat Sumba Bagian Barat dan Perairan Selatan Sumba.
Ketinggian gelombang tersebut berisiko bagi keselamatan pelayaran perahu nelayan hingga kapal tongkang.
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG NTT Selasa 4 Agustus 2026: Kupang Cerah Berawan, Waspada Angin Kencang
Selain gelombang dengan kategori tinggi, BMKG juga mengimbau masyarakat waspada Gelombang Sedang denngan ketinggian 1,25 - 2,5 Meter di Sejumlah Perairan NTT.
BMKG menyebut Gelombang Sedang berpotensi terjadi di :
Selat Sape Bagian Selatan
Selat Alor
Perairan Selatan Flores
Selat Sumba Bagian Timur
Laut Sawu
Perairan Utara Sabu - Raijua
Perairan Selatan Sabu - Raijua
Baca juga: Cek Update BMKG, Ini Yang Terjadi Pada Cuaca NTT Hari Ini, Minggu 2 Agustus 2026
Perairan Utara Kupang - Rote
Selat Pukuafu
Perairan Selatan Timor - Rote
Perairan Taman Nasional Komodo
Ketinggian gelombang ini dipengaruhi kondisi sinoptik di Perairan NTT.
Berikut Kondisi sinoptik Perairan NTT.
Pola angin di wilayah Nusa Tenggara Timur umumnya bergerak dari Timur Laut – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10 – 35 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sape, Perairan Flores, Selat Flores - Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan selatan Alor - Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu – Raijua, Perairan utara Timor, Perairan Utara Kupang – Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor - Rote, Perairan Labuan Bajo, dan Perairan Taman Nasional Komodo yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah perairan tersebut. (*)