Prospek Lulusan Ekonomi Syariah Makin Luas, UM Bandung Siapkan Mahasiswa Hadapi Era AI 
M Iqbal August 04, 2026 08:19 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANDUNG – Peluang karier lulusan Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah kini semakin beragam seiring berkembangnya industri halal, keuangan digital, fintech syariah, dan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menjawab kebutuhan tersebut, Prodi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menerapkan kurikulum yang disesuaikan dengan perkembangan dunia kerja.

Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teori ekonomi dan keuangan syariah, tetapi juga dibekali pengalaman praktik, kompetensi profesional, serta karakter Islamic Technopreneurship yang menjadi ciri khas pembelajaran di UM Bandung.

Ketua Prodi Ekonomi Syariah UM Bandung, Yudistia Teguh A Fikri, mengatakan proses pembelajaran dirancang lebih interaktif dan aplikatif melalui pendekatan project based learning, studi kasus, simulasi akad syariah, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, magang, hingga kunjungan industri.

"Pembelajaran di Prodi Ekonomi Syariah menerapkan pendekatan yang interaktif, aplikatif, dan berbasis kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi memperoleh pengalaman lapangan sehingga siap menghadapi tantangan industri," ujarnya di sela kegiatan akademik di UM Bandung, Selasa (4/8/2026).

Ia menjelaskan, kurikulum juga mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), literasi digital, perkembangan teknologi, dan isu ekonomi kontemporer. Menurutnya, AI diposisikan sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas akademik, mulai dari pencarian referensi, analisis data, hingga pengembangan ide, tanpa mengesampingkan etika, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis.

"AI kami pandang sebagai tools, bukan pengganti proses berpikir mahasiswa. Justru kemampuan menganalisis, mengambil keputusan, dan memahami nilai-nilai syariah menjadi semakin penting di era digital saat ini," katanya.

Yudistia menilai kondisi ekonomi saat ini memang dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti perlambatan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, fluktuasi nilai tukar, hingga percepatan digitalisasi. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menghadirkan peluang melalui bonus demografi, pertumbuhan industri halal, dan meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia yang menguasai teknologi.

Menurutnya, dunia kerja kini membutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, jiwa kewirausahaan, serta mampu memanfaatkan AI secara bijak.

Dari sisi ekonomi syariah, perkembangan tersebut menjadi momentum memperkuat praktik bisnis yang mengedepankan etika, keadilan, transparansi, dan keberlanjutan. Nilai-nilai syariah dinilai semakin relevan dalam membangun sistem ekonomi yang mampu menjawab tantangan global.

Prospek lulusan Prodi Ekonomi Syariah pun semakin luas. Alumni dapat berkarier di perbankan syariah, BMT, koperasi, pegadaian dan fintech syariah, industri halal, lembaga zakat dan wakaf, konsultan dan auditor syariah, instansi pemerintah, regulator, akademisi, peneliti, maupun menjadi wirausahawan berbasis syariah.

Pengalaman pembelajaran tersebut turut dirasakan mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah UM Bandung, Retno Widiarti, yang baru menyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Baznas. Selama magang, ia terlibat dalam perencanaan penghimpunan dana, membangun kemitraan dengan perusahaan, menyusun konten edukasi, hingga menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

"Saya merasakan bahwa teori ekonomi syariah bukan sekadar konsep akademik, tetapi benar-benar menjadi solusi nyata bagi persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Pengalaman magang membuat saya semakin yakin dengan pilihan jurusan ini," ungkapnya.

Melalui kurikulum adaptif, kolaborasi dengan dunia industri, sertifikasi kompetensi, serta penguatan karakter Islamic Technopreneurship, Prodi Ekonomi Syariah UM Bandung berupaya mencetak lulusan yang siap menjadi profesional, inovator, dan entrepreneur di bidang ekonomi syariah, baik di tingkat nasional maupun global.

(Tribunpekanbaru.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.