TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapur Bengkalis Wonosari memastikan selama beroperasi memberikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak menggunakan bahan atau barang bersubsidi pemerintah. Dapur mereka menggunakan bahan bahan premium.
Hal ini diungkap langsung Kepala Dapur SPPG Bengkalis Wonosari Gindo Madalasa kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (5/8/2026) siang.
Menurut dia, penggunaan bahan premium ini memang sudah disampaikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum dapur beroperasi.
"Memang sejak awal sesuai Juknis yang tetapkan BGN kita dilarang menggunakan bahan bahan subsidi untuk pengelolaan MBG ini. Jadi dapur kita berjalan sesuai Juknis tersebut," ungkapnya.
Lebih Lanjut, Gindo mengatakan seperti penggunaan beras, untuk dapur yang dikelolanya menggunakan beras premium, dipastikan tidak menggunakan beras bulog sama sekali.
Dapur SPPG Bengkalis Wonosari ini menggunakan dua jenis beras, diantaranya beras SM, Bunga Love.
"Kalau beras kita gunakan beberapa merk diantaranya SM dan Bunga Love, kalau SM kita gunakan SM biru," terangnya.
Untuk minyak goreng, Gindo mengungkapkan pihaknya juga menggunakan beberapa merk permium yang beragam. Diantaranya merk Sovia dan Sanco, sementara untuk minyakita memang dilarang untuk digunakan didapur MBG.
Baca juga: HEBOH, Pemilik Dapur SPPG Sebut Semua Dapur SPPG di Kuansing Pakai MinyaKita
Baca juga: Sebelum Dilarang BGN, SPPG Tenayan Raya Bencahlesung Memang Tak Pernah Gunakan Barang Subsidi
"Begitu juga penggunaan gas, dapur MBG dilarang menggunakan gas tiga kilogram yang merupakan gas subsidi. Penggunaan gas minimal gas dua belas kilogram, kita sendiri sejak awal sudah menggunakan gas 12 kilogram," tambahnya.
Dapur SPPG Bengkalis Wonosari ini sudah beroperasi lebih kurang tujuh bulan, melayani sebanyak penerima manfaat sebanyak 1.686 penerima manfaat. Sejak awal beroperasi pihaknya memastikan tidak pernah menggunakan bahan bahan bersubsidi.
"Kita beroperasi tentu harus sesuai dengan arahan dan Juknis dari pusat. Untuk penggunaan bahan sudah sejak awal disampaikan untuk menggunakan bahan prenium dan tidak dibenarkan menggunakan bahan subsidi," terangnya.
Selain bahan premium, SPPG ini juga terus menjaga kualitas makanan yang dibagikan. Proses masak dilakukan dengan higenis, termasuk dalam penyimpanan bahan bahan yang digunakan.
Dapur SPPG Bengkalis Bengkalis Wonosari ini juga memiliki penyimpanan barang terpisah antara bahan kering dan bahan basah. Ketersedian stok juga dijaga, barang yang tersedia digundang untuk kebutuhan masak setiap harinya.
( Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)