TRIBUNFLORES.COM, ENDE – SMA Katolik Frateran Ndao Ende bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi bagian dari perjalanan panjang pendidikan Katolik di Kabupaten Ende.
Berawal dari alih fungsi Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Ndao Ende yang berdiri sejak 1943, sekolah ini terus berkembang menjadi salah satu sekolah favorit di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Berlokasi di Jalan Imam Bonjol Nomor 39, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, SMA Katolik Frateran Ndao Ende atau yang dikenal dengan sebutan SMATER Ndao Ende resmi berdiri pada tahun 1989.
Melansir web resmi SMAK Frateran Ndao Ende, pendirian sekolah ini merupakan hasil alih fungsi SPG Ndao Ende yang disahkan melalui tiga Surat Keputusan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Yayasan Mardi Wiyata Pusat pada 1988.
Baca juga: Tak Hanya Kejar Prestasi Akademik, SMAK Frateran Ndao Tanamkan Etika dan Moral Melalui Program 5S
Pada Juli 1989, SMA Katolik Frateran Ndao Ende mulai menerima siswa baru untuk pertama kalinya. Angkatan perdana tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah pertama, Frater M. Amatus BHK, dengan jumlah siswa sebanyak 135 orang.
Meski sebagai sekolah baru jumlah siswa masih terbatas dan sempat menimbulkan keraguan, Frater M. Amatus BHK bersama para guru dan staf terus membangun kepercayaan masyarakat. Berkat kerja keras dan komitmen seluruh komunitas sekolah, jumlah peserta didik terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dalam perjalanan panjangnya, SMATER Ndao Ende telah dipimpin oleh sejumlah tokoh pendidikan yang memberikan warna dan kontribusi bagi perkembangan sekolah.
Kepemimpinan sekolah tersebut secara berturut-turut dijalankan oleh:
- Frater M. Amatus, BHK (1989–1995)
- Frater M. Bernardus, BHK (1995–2001)
- Frater M. Gaudensius, BHK (2001–2003)
- Frater M. Damianus, BHK (2003–2006)
- Frater M. Sarto, BHK (2006–2016)
- Frater M. Wilhelmus Satel Sura BHK, S.Pd., MM (2016–2022)
- Frater M. Vinsensius Tnopo, S.Pd (2022–2024)
- Frater M. Albertus Sukatno, M.Ag (2024–2026)
- Frater M. Gilbertus Lewah, BHK, M.Pd (2026–sekarang)
Seiring perkembangan waktu, SMA Katolik Frateran Ndao Ende tidak hanya mengalami pertumbuhan jumlah siswa, tetapi juga mencatat berbagai prestasi di bidang pendidikan.
Hingga kini, sekolah tersebut telah melahirkan lebih dari 5.000 alumni yang tersebar di berbagai bidang pekerjaan dan wilayah Indonesia.
Berbagai pengakuan juga berhasil diraih, antara lain:
- Meraih Akreditasi A pada tahun 2006 dan diperbarui dengan nilai 98,06 pada tahun 2011.
- Ditunjuk sebagai calon Sekolah Standar Nasional (SSN) pada tahun 2008.
- Terpilih sebagai salah satu 132 Sekolah Model Nasional pada tahun 2010.
- Menjadi Sekolah Induk Klaster Kurikulum 2013 pada tahun 2014.
- Menerapkan Kurikulum 2013 secara bertahap dan mengembangkan Sistem Kredit Semester (SKS) sejak tahun pelajaran 2014/2015.
- Dipercaya sebagai sekolah rujukan pelaksanaan Kurikulum 2013 di Kabupaten Ende pada tahun 2016.
Dengan sejarah panjang, dedikasi para pendidik, serta dukungan alumni dan masyarakat, SMA Katolik Frateran Ndao Ende terus menjaga komitmennya menghadirkan pendidikan berkualitas yang menggabungkan ilmu pengetahuan, karakter dan nilai pelayanan.
Kini, SMATER Ndao Ende tetap menjadi salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Ende yang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mencetak generasi muda berprestasi.