Kenalkan Bangunan Bersejarah, Disdikbud Balangan Ajak Siswa Jelajah Cagar Budaya
Irfani Rahman August 05, 2026 08:49 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Sejumlah bangunan cagar budaya yang ada di Kabupaten Balangan disambangi ratusan siswa SMP/Mts se Kabupaten Balangan yang dikemas dalam kegiatan Jelajah Cagar Budaya, Rabu (5/8/2026).

Rasa keingintahuan para siswa tak terindahkan saat mereka tiba di lokasi tujuan, yakni pada cagar budaya yang sudah terdaftar dalam data cagar budaya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan.

Satu di antara tempat tersebut ialah rumah banjar di Desa Tarangan, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan. 

Para siswa pun terlihat antusias melihat setiap sudut bangunan, baik itu eksterior maupun interior rumah banjar tersebut. Kemudian ada juru kunci yang memberikan penjelasan terkait cagar budaya yang mereka kunjungi. 

Baca juga: 181 Pejabat Dilantik, Wabup Balangan Minta ASN Kerja Profesional dan Berintegritas 

Baca juga: Kemarau Melanda, Kemenag Kalsel Imbau Imam Masjid Gelar Salat Istisqa


Selain di rumah banjar, para siswa juga menyambangi Masjid Syuhada di Desa Hujan Mas, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan. 

Karena terbagi menjadi dua rombongan, satu rombongan lainnya mendatangi rumah batu di Desa Ninian, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan dan Makan Datu Kandang Haji di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Juai.

Peserta jelajah cagar budaya Keisya Naura Fadilah merasakan hal yang menyenangkan dan asik saat mendatangi bangunan cagar budaya tersebut.

"Kami disini diajarkan dan mengenal sejarah cagar budaya, di antaranya rumah batu yang mana kami diperbolehkan berkeliling," ujar Keisya.

Pelaksanaan jelajah cagar budaya sendiri merupakan rangkaian dari kegiatan sosialisasi cagar budaya yang digelar oleh Disdikbud Kabupaten Balangan dan menyasar para siswa SMP, SMA hingga mahasiswa.

Kepala Bidang Kebudayaan, Disdikbud Kabupaten Balangan, Roma Hilda menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan agar para siswa tertarik terhadap pelajaran sejarah, khususnya yang berkaitan tentang sejarah dan budaya di Kabupaten Balangan.

Melalui kegiatan ini ungkap Hilda, pihaknya berharap para siswa lebih peduli dan terus belajar tentang sejarah dan budaya mereka serta turut menjaga cagar budaya sebagai peninggalan dari nenek moyang.

Terlebih, para siswa juga diberi kesempatan membuat konten kreatif tentang cagar budaya yang dikunjungi, sehingga mereka bercerita tempat bersejarah tersebut yang kemudian menjadi ajang promosi cagar budaya melalui media sosial. 

"Kami juga berharap dengan adanya jelajah budaya ini, bukan hanya peserta yang mendapat pengalaman dan pengetahuan baru tentang cagar budaya, melainkan masyarakat umum yang bisa mendapatkan informasi melalui konten kreatif yang dibuat siswa," ungkap Hilda.

Tak habis disitu, para peserta juga nantinya akan mengikuti lomba cerdas cermat tentang cagar budaya, sehingga mereka lebih memahami tentang cagar budaya di Kabupaten Balangan yang berdampak pada pelestarian budaya.


(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.