Verifikasi Investor di Syailendra Kini Lebih Cepat, Cuma Butuh 3 Menit
Pipit Maulidya August 06, 2026 09:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi reksa dana namun malas berurusan dengan administrasi yang lama.

Syailendra Capital, perusahaan manajer investasi di Indonesia, menggandeng Privy, penyedia layanan identitas digital dan sertifikat elektronik, untuk mempercepat proses verifikasi identitas investor pada aplikasi investasi reksa dana digital YO! Inves.

Melalui kolaborasi ini, proses onboarding investor yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar tiga menit dengan tetap mengutamakan keamanan data.

Sebelumnya, proses verifikasi data investor dilakukan secara manual sehingga memakan waktu lebih lama. Kini, semuanya serba otomatis, cepat, dan tetap aman.

Langkah ini diambil karena jumlah investor di Indonesia melonjak tajam.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Juni 2026, jumlah investor pasar modal sudah menembus angka 28,96 juta orang.

Menariknya, lebih dari separuhnya adalah anak muda dari Generasi Z yang sangat menyukai layanan serba cepat melalui ponsel.

Chief Operating Officer (COO) Syailendra Capital, Gunanta Afrima, menjelaskan bahwa kemudahan saat mendaftar adalah kunci utama untuk menarik minat investor baru, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mencoba investasi.

“Bagi kami, proses verifikasi identitas pengguna bukan sekadar tahapan administrasi, namun menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan pengguna sejak interaksi pertama,” ujar Gunanta, Kamis (6/8/26).

Ia juga menambahkan bahwa teknologi ini sangat penting untuk masa depan perusahaan.

“Ketika proses verifikasi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan aman, perusahaan memiliki fundamental yang kuat untuk meningkatkan kapasitas layanan, menjaga kepatuhan, serta menjangkau lebih banyak investor pasar modal secara berkelanjutan,” tambahnya.

Keamanan Tetap Jadi Prioritas Utama

Meski prosesnya sangat cepat, keamanan identitas pengguna tidak dikesampingkan.

Privy menggunakan teknologi pemindaian wajah (biometrik) yang canggih untuk memastikan bahwa orang yang mendaftar benar-benar pemilik identitas asli, bukan akun palsu.

Data ini juga terhubung langsung dengan data kependudukan di Dukcapil.

Sebagai perlindungan tambahan, setiap identitas yang terverifikasi mendapatkan jaminan atau Certificate Warranty hingga Rp1 miliar jika terjadi penyalahgunaan sertifikat elektronik.

Co-Founder & CEO Privy, Marshall Pribadi, menekankan pentingnya keamanan di dunia digital.

“Fokus Privy bukan hanya menyediakan tanda tangan elektronik, tetapi membangun kepercayaan di setiap proses yang terjadi di ruang digital secara end-to-end,” jelas Marshall.

Menurutnya, semakin banyak orang yang berinvestasi secara digital, maka sistem keamanannya pun harus semakin kuat agar tidak ada celah bagi penipuan.

“Semakin besar adopsi investasi digital, semakin penting pula memastikan setiap akun pengguna yang terdaftar dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk mulai berinvestasi. Prosesnya kini tidak hanya mudah dan cepat seperti memesan makanan lewat aplikasi, tapi juga memiliki standar keamanan yang tinggi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.