Viral! Pengendara Motor Adu Cepat Antre Pertalite di SPBU Kambitin Tabalong Kalsel, Seakan MotoGP
Mulyadi Danu Saputra August 07, 2026 03:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kelangkaan bahan bakar minyk (BBM) jenis Pertalite, berdampak besar pada pengguna kendaraan bermotor. Termasuk di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tiap hari ratusan sepeda motor terlihat mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi Pertalite, BBM termurah, Rp 10 ribu per liter.

Baru-baru ini bahkan viral di media sosial video memperlihatkan ratusan pengguna sepeda motor yang saling beradu kecepatan mengantre sejak pagi hari saat SPBU belum beroperasi.

Baca juga: SPBU di Sultan Adam Banjarmasin Ini Jadi Sorotan Gara-gara Bikin Nyaman Pengendara Motor Saat Antre

Dilansir melalui unggahan akun Instagram @banjarfolk, Jumat (7/8/2026), peristiwa tersebut diduga terjadi di SPBU 65.715.03 Kambitin, Kabupten Tabalong, Kalsel.

Tampak dalam unggahan tesebut puluhan sepeda motor sudah berbaris di depan pagar SPBU yang masih dalam kondisi tertutup.

Sementara itu terlihat dua Petugas SPBU yang berjalan mendekati pagar.

Saat Kedua Petugas semakin mendekat, para pengendara sepeda motor mulai mengambil acang-acang bersiap berebut mengabil posisi paling awal mengantre Pertalite.

Benar saja saat pagar SPBU terbuka, bak Pembalap Moto GP para pengendara sepeda motor tersebut langsung beradu kecepatan memacu kendaraan mereka untuk memperebutkan posisi paling depan.

"Video amatir warga memperlihatkan momen riuh diduga di salah satu SPBU di wilayah Kalimantan Selatan, infonya di SPBU 65.715.03 Kambitin, Tabalong, Kalsel.”

“Setelah sekian lama menunggu dalam antrean yang mengular, kepuasan tersendiri rasanya pas pintu gerbang akhirnya dibuka. Saling mendahului dengan tertib (tapi tetap pacu kecepatan) jadi pemandangan unik yang seolah-olah mirip ajang balap moto GP ini viral di jagat maya.”

“Di balik aksi kocak nan heboh ini, ada perjuangan warga yang menggantungkan roda ekonominya pada ketersediaan BBM harian," terang unggahan tersebut.

Update Harga BBM

Berikut update harga BBM terbaru seluruh Indonesia, Kamis 6 Agustus 2026 di seluruh Indonesia termasuk Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ini juga membuat harga eceran Pertalite di Kalsel naik menjadi Rp13.000 dari sebelumnya Rp12.000. Sementara, Pertamax di eceran Rp19.000.

Lantas bagaimana di SPBU? Memang, PT Pertamina (Persero) secara berkala melakukan pembaharuan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) baik subsidi maupun nonsubsidi.

Terbaru pada hari ini, terdapat tiga jenis BBM yang mengalami penurunan harga.

Semuanya merupakan BBM nonsubsidi yakni Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95.

Sedangkan untuk harga BBM subsidi yakni Pertalite dan biosolar harga tetap.

Sayangnya, Pertalite di Banjarbaru, Kalimantan Selatan saat ini tak mudah untuk mendapatkannya. Perlu usaha ekstra untuk  membelinya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU).

Pengendara harus rela menunggu mengikuti antrean panjang.  Seperti yangu terlihat di SPBU di Jalan Ahmad Yani Km 34 yang mengalami antrean cukup panjang, khususnya pada antrean pengisian pertalite pada Rabu (5/8/2026) siang.

Tidak hanya kendaraan roda dua atau sepeda motor, antrean cukup panjang juga terlihat mengular di barisan mobil untuk pengisian pertalite.

Berbeda dari pertalite, antrean pengisian BBM jenis pertamax di beberapa SPBU di kota Banjarbaru justru tidak sepanjang antrean pertalite.

Seperti Rahman, pekerja swasta yang rela antrean cukup penjang untuk mendapatkan BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Jalan Ahmad Yani Banjarbaru.

Meskipun BBM jenis ini juga terdapat di eceran pinggir jalan, ia memilih untuk mengantre di SPBU karena harganya yang tidak mengalami kenaikan, yaitu tetap Rp10.000 per liter.

“Pertalite ngalih (sulit) dicari, di SPBU panjang antreannya,” kata kepada Banjarmasinpost.co.id.

Sementara, di pengecer harga pertalite di wilayah Banjarbaru tidak sedikit yang sampai menjual Rp 13.000 per liter atau lebih mahal Rp 3 ribu dari harga resmi Pertamina.

“Saya beli di eceran 13 ribu satu liternya pertalite,” aku pekerja swasta yang menggunakan kendaraan roda dua ini.

Sebelumnya, Pertamina Kalsel mengumumkan harga resmi BBM per tanggal 1 Agustus 2026.

BBM jenis pertalite tetap di harga Rp 10.000 per liter atau tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan.

Sementara itu, harga BBM jenis pertamax mengalami penurunan harga dari Rp 17.000 ke Rp 16.650 per liter.

Sama halnya pertamax turbo juga turun, dari harga Rp 20.150 menjadi Rp 19.100 per liternya.

Di sisi lain, harga bio solar masih bertahan Rp 6.800 per liter. Begitu juga harga dexlite bertahan di Rp 20.550, dan pertamina dex Rp 22.100 per liter.

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.