TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PROBOLINGGO – Nahas dialami Moch As’ari (26). Pemuda asal Kabupaten Probolinggo meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Flyover Waru, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (5/8/2026) malam.
Padahal, Moch As'ari diketahui baru menghadiri acara 40 hari sang ibunda dan bergegas dalam dalam perjalanan menuju Madura untuk mengantarkan surat berkas keperluan pernikahannya.
Atasan kerja Moch As'ari, Farukh bahwa korban kerap dipanggil Ari dan merupakan warga Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.
Baca juga: Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ratusan Napi Lapas Banyuwangi Ikuti Porsenap
“Dia karyawan saya. Rumahnya di Kraksaan, Probolinggo. Dia mau menikah dan sedang dalam perjalanan mengantar surat nikah ke Madura,” ujarnya kepada Radio Suara Surabaya Kamis (6/8/2026) pagi.
Farukh juga menyampaikan jenazah korban dievakuasi ke RS Siti Khodijah Sepanjang.
Informasi lain juga terungkap, bahwa MA bergegas ke Surabaya setelah melaksanakan acara 40 hari meninggalnya ibunda di kampung halaman.
"Yang bener itu dia balik ke Surabaya usai acara 40 hari ibunya. Jam 9 dia langsung otw balik ke tempat kerjaannya. Dia memang catin pernikahannya bulan September," tulis akun phaphie-dieyo777 seperti dikutip TribunJatimTimur.com
Kompol Yudhi Anugerah Putra Kasat Lantas Polresta Sidoarjo membenarkan adanya kecelakaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Flyover Waru, tepatnya di jalur dari arah selatan menuju utara.
Berdasarkan keterangan sementara kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.40 WIB. Korban berinisial MA (25 tahun), warga Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi W 3447 XR.
Saat melaju dari arah selatan ke utara, korban diduga berusaha mendahului mobil Toyota Corolla bernomor polisi W 1978 ZM dari sisi kanan. Namun, dari arah berlawanan melaju Toyota Fortuner bernomor polisi L 1922 HX sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Setelah bertabrakan dengan Toyota Fortuner, korban terpental ke sisi barat jalan dan kembali tertabrak Toyota Corolla yang melaju searah dari belakang. Akibat benturan tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas Satlantas bersama Unit Turjawali Polresta Sidoarjo, Polsek Waru, dan ambulans segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Manuver mendahului kendaraan di jalur Flyover Waru, Sidoarjo, berujung maut.
Kapolsek Waru Kompol Miftahul Amin menjelaskan kecelakaan melibatkan satu sepeda motor Yamaha Vixion, sebuah Toyota Fortuner, dan Toyota Corolla. Berdasarkan hasil penanganan awal, kecelakaan bermula saat pengendara Yamaha Vixion berusaha mendahului Toyota Corolla yang melaju di depannya.
Namun, manuver tersebut diduga gagal hingga sepeda motor masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan secara frontal dengan Toyota Fortuner yang datang dari arah berlawanan.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur naik Flyover Waru yang melibatkan tiga kendaraan. Pengendara sepeda motor dievakuasi ke RS Siti Khodijah,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Benturan keras membuat pengendara Yamaha Vixion bersama sepeda motornya terpental. Kendaraan roda dua tersebut kemudian menghantam pembatas Flyover Waru hingga mengalami kerusakan parah. Sementara itu, kedua mobil yang terlibat juga mengalami kerusakan akibat benturan.
Polisi mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur flyover, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain. Memastikan kondisi jalan dan arus lalu lintas aman menjadi hal penting untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi kembali.
(TribunJatimTimur.com)