Pelaku Mutilasi Depok Bohong Soal Jeje Pria yang Tinggal Satu Kontrakan, Tutupi Kematian Kunaefi
Listusista Anggeng Rasmi August 07, 2026 05:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Fakta baru kembali terungkap dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan Saepullah (26) terhadap Kunaefi (51) di Depok.

Pengakuan Saepullah mengenai sosok teman yang sebelumnya disebutnya bernama Jeje ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta.

Pelaku sempat menyebut Jeje sebagai saudaranya, padahal keduanya diketahui hanya berteman dan pernah tinggal bersama di sebuah rumah kontrakan selama beberapa bulan.

Saepullah mengaku Jeje kemudian tidak lagi melanjutkan tinggal di kontrakan tersebut sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.

Setelah Jeje pergi, Saepullah mengundang Kunaefi ke rumah kontrakannya di Jalan Belimbing, Cipayung Jaya, Depok.

"Karena tadinya kan dia main ke rumah kan aku kira aku butuh teman buat ngobrol aja karena teman kontrakan ku gak ada juga karena terakhir dia ngontrak di situ gak lanjut," kata Saepullah.

Namun, pertemuan yang awalnya disebut untuk menemani berbincang itu justru berubah menjadi pertengkaran hingga berujung maut.

Saepullah mengklaim Kunaefi melakukan tindakan yang tidak diinginkannya ketika berada di dalam kontrakan.

Baca juga: Postingan Terakhir Korban Mutilasi di Depok, Sempat Rayakan Ultah Istri, Punya 2 Anak Masih SD

MUTILASI DEPOK - Karung yang sempat dikira sampah ternyata menyimpan jasad manusia. Warga baru mengetahui isinya setelah karung tersebut dibakar di area tanah lapang Jalan Raya Kav, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada Selasa (4/8/2026).
MUTILASI DEPOK - Karung yang sempat dikira sampah ternyata menyimpan jasad manusia. Warga baru mengetahui isinya setelah karung tersebut dibakar di area tanah lapang Jalan Raya Kav, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada Selasa (4/8/2026). (Warta Kota/Rifqi Ibnumasy | iStockphoto)

"Tadinya cuma butuh teman, dia pegang-pegang saya, terus aya berontak, terus dia nampar saya, saya dorong. Saya mau teriak, saya didorong dari tangga sama dia," katanya.

Setelah mengaku didorong, Saepullah kemudian berlari menuju dapur dan mengambil sebilah pisau.

"Saya turun ke bawah sudah terlanjur ke bawah saya ambil pisau, saya tusuk bagian sini (pinggang). Dia berontak lagi, nendang saya, saya makin emosi," katanya.

Dalam kondisi korban terluka, Saepullah kemudian mengaku memegang kepala Kunaefi dan kembali menyerangnya menggunakan pisau.

"Terus saya pegang aja kepalanya, tangan dia kan udah gak bisa, megang perut, langsung (gorok)," katanya.

Setelah korban meninggal, Saepullah mengaku kesulitan mengeluarkan jasad dari rumah kontrakan sehingga kemudian melakukan mutilasi.

Ia memotong bagian kaki korban menggunakan pisau yang sebelumnya dipakai dalam penyerangan.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Berawal dari Chat di Medsos hingga Korban Dimutilasi di Kontrakan

"(Mutilasi) Pakai pisau yang saya gunain untuk nusuk dia juga bang. Dari dapur, kan saya didorong," kata dia lagi.

Setelah itu, pelaku juga mengaku membuang pakaian serta pisau yang digunakan untuk menyerang korban guna menghilangkan barang bukti.

"Saya buang sama bajunya, daerah kurang tau, tapi nanti saya tunjukkin. Pokoknya deket pom. Di jalan raya," tutur Saepul kepada penyidik.

Rangkaian pengakuan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengungkap secara utuh motif dan kronologi pembunuhan yang menggemparkan warga Depok tersebut.

MUTILASI DI DEPOK - Kunaefi korban mutlasi (KIRI). Saepul pelaku mutilasi (KANAN). Postingan Terakhir Kunaefi Korban Mutilasi di Depok, Rayakan Ulang Tahun Istri, Sering Main ke Kamar Lelaki ((Ist)/TikTok/TikTok Kunaefi/Saepul)

Jeje Tak Terlibat

Saat menginterogasi tersangka, polisi menanyakan peran Jeje di kasus pembunuhan dan mutilasi itu.

Kepada penyidik, Saepullah menegaskan kalau Jeje tidak terlibat dalam pembunuhan.

"Sendirian, (Jeje) gak ngapa-ngapain. (gak ikut buang) Enggak," kata dia.

Menurut Saepul, Jeje hanya membantu menutupi kasus tersebut tapi tidak terlibat sama sekali.

"Dia gak bantuin, cuma nutupin aja, nutupin ceritanya biar orang lain pada gak tahu. Iya tapi Jeje gak ikut serta," tandasnya.

Soal sosok Jeje, Saepullah rupanya pernah menyebutnya sebagai saudara.

Hal itu saat ia ikut ajang kompetisi dangdut di salah satu televisi swasta nasional.

Sejak digital tersebut diketahui dari akun TikTok yang diduga milik Saepul, @lindasaepull220.

Dalam unggahan yang dipublikasikan pada Desember 2025, tampak Saepul membagikan momen saat mengikuti kompetisi dangdut di televisi.

Saat itu Saepullah ditanya oleh host Irfan Hakim.

"Kalau Saepullah ke sini bareng siapa?," tanya Irfan.

"Sama saudara," kata Saepul menunjuk seorang pria yang duduk di kursi penonton.

Saat itu diperlihatkan seorang pria berkacamata dengan rambut klimis berkulit cokelat.

Rupanya ada beberapa yang mengenali sosok itu.

Menurut orang yang mengenal keduanya, pria yang disebut saudara oleh Saepul itu adalah Jeje.

"itu yg pake kacamata korban nya kah?," tanya @prettysleepzz.

"Itu pacarnya ipul teman gym gw si incess jeje," tulis akun @L.

"gua knl yg d blg sdra pdhl bkn sdra," kata @ARJUNA_JUNA.

"iya bang gua juga pernah kenal sama yg di bilang sodaranya, dlu tmn gua kerja Cleaning service, emng bocahnya rada melambai, orang sama anak2 juga d panggilnya emon," ujar @Fortis.

(Tribunnewsmaker.com/ TribunnewsBogor/ Vivi Febrianti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.