CCTV Bongkar Dugaan Pelecehan di Minimarket Pondok Aren, Polisi Selidiki Pria Bersandal Modifikasi
Feryanto Hadi August 07, 2026 08:17 PM

Laporan Wartawan Wartakotalive.com

 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN – Polisi menyelidiki dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di sebuah minimarket di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kasus ini mencuat setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) dan pengakuan korban viral di media sosial.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, seorang pria diduga menyembunyikan telepon genggam di dalam sandal yang telah dimodifikasi. Ponsel itu diduga digunakan untuk merekam bagian bawah pakaian korban saat keduanya mengantre di kasir.

Berdasarkan rekaman CCTV, pria tersebut lebih dulu memasuki minimarket dan beberapa saat berkeliling di dalam toko sebelum menuju kasir.

Saat mengantre, ia berdiri tepat di belakang seorang perempuan yang mengenakan rok bermotif bunga dan hijab abu-abu.

Tak lama kemudian, pria itu diduga menggeser kakinya hingga masuk ke sela-sela kaki korban. Dari rekaman CCTV, ia diduga mengarahkan kamera ponsel yang disembunyikan di dalam sandal ke bagian bawah pakaian korban.

Baca juga: Viral Dugaan Pelecehan Saat Penagihan Pinjaman Online, Yasonna Laoly Minta OJK dan Polisi Bertindak

Korban kemudian menceritakan pengalamannya melalui akun Threads miliknya. Ia mengaku datang ke minimarket bersama kakaknya dan baru mengetahui dugaan aksi tersebut setelah melihat rekaman CCTV.

Menurut korban, saat kejadian dirinya mengenakan daster panjang hingga menyentuh lantai.

Korban menduga pelaku memang telah memodifikasi sandalnya agar dapat menyembunyikan telepon genggam.

"Kalian bisa lihat di video kedua, dia masukin HP ke sandalnya," tulis korban dalam unggahannya.
Korban mengaku mulai curiga ketika kaki pria tersebut menyentuh kakinya. Saat itu ia sempat melihat pelaku mengeluarkan telepon genggam dari dalam sandal.

Karena terkejut, korban mengaku sempat mengalami freeze sebelum akhirnya memberi tahu kakaknya.

Mereka kemudian meminta pria tersebut memperlihatkan isi telepon genggamnya. Namun, korban mengaku tidak menemukan foto maupun video di galeri ponsel.

Meski demikian, ia tidak sempat memeriksa folder yang telah dihapus atau riwayat penyimpanan lainnya karena pria tersebut buru-buru meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

"Jujur masih trauma sampai sekarang," tulis korban.

Korban juga mengimbau perempuan agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berada di tempat umum.

Menanggapi video yang viral tersebut, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren AKP Junaedi membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di wilayah hukumnya.

"Kami melihat informasi itu di media sosial, kemudian melakukan pengecekan dan benar kejadian tersebut terjadi di salah satu minimarket di wilayah Pondok Aren," kata Junaedi, Jumat (7/8/2026).

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk karyawan minimarket, serta menelusuri identitas pria yang terekam kamera pengawas.

Penyidik juga mendalami rekaman CCTV dan barang bukti lain untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.