Pramono Anung Tegaskan Data Perpajakan Aman seusai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Minta Polisi Usut
Tribun-video August 09, 2026 06:12 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.Api baru berhasil dipadamkan pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.Pramono mengatakan kebakaran terjadi di lantai 11 hingga lantai 15.Gedung tersebut ditempati sejumlah organisasi perangkat daerah atau OPD.Di antaranya Bapenda, Dinas Perhubungan dan BPSDM.Sekitar seribu ASN disebut bekerja di gedung tersebut."Kurang lebih Aparatur Sipil Negara yang bekerja di sana kurang lebih ada seribu orang," kata Pramono.Terkait penyebab kebakaran, Pramono menyerahkannya kepada kepolisian."Untuk penyebab kebakarannya, sampai hari ini kami menunggu secara resmi dari Kepolisian untuk menyampaikan," ucapnya.Pramono memastikan Pemprov DKI langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak saat kebakaran terjadi.Koordinasi dilakukan dengan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan dan Sekretaris Daerah.Sementara itu, Pramono memastikan pelayanan perpajakan tidak terganggu akibat kebakaran.Hal itu karena data perpajakan Bapenda sudah didigitalisasi."Data perpajakan, sama sekali tidak menghadapi masalah karena sudah didigitalisasi," jelas Pramono.Menurutnya, penarikan pajak dan pelayanan terkait Bapenda tetap dapat berjalan.Namun, kebakaran tersebut menimbulkan kendala pada pengaturan lalu lintas Jakarta.Command Center Dishub yang mengatur lalu lintas VVIP dan lampu lalu lintas turut terdampak.Pemprov DKI kemudian mengaktifkan sistem backup di kawasan MT Haryono, Jakarta Selatan."Sistem backup di MT Haryono sudah kita nyalakan," ujar Pramono.Pemprov DKI juga menambah personel Dishub di sejumlah persimpangan.Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga arus lalu lintas Jakarta tetap terkendali. (Tribun-Video.com)Program: Tribunnews UpdateHost: Nila IrdaEditor Video: Tegar MelaniUploader: Tri Hantoro Reporter: Arie Puji Waluyo