Hantam Langsung Wilayah AS, Iran Siapkan Rudal Antarbenua 15.000 Km, Stok Patriot Tinggal 1.700 Unit
Aura Dewi Arafuru August 09, 2026 06:12 PM

Iran dikabarkan tengah menyiapkan persenjataan strategis dengan jangkauan yang disebut mampu mencapai 15.000 kilometer.

Jika terealisasi, kemampuan tersebut akan memperluas jangkauan rudal Iran hingga berpotensi mengancam wilayah Amerika Serikat.

Pernyataan mengenai proyek tersebut disampaikan ulama senior Iran, Abdolnabi Mousavifard, dalam khotbah di Ahvaz.

Ia menyebut Teheran sedang mempersiapkan rudal dengan jangkauan hingga sekitar 15.000 kilometer.

“Kami sedang mempersiapkan diri agar rakyat Amerika juga dapat melihat bagaimana rasanya dihantam rudal dan memahami apa artinya terendam darah dan kehancuran,” kata Abdolnabi Mousavifard, pemimpin salat Jumat di kota Ahvaz, barat daya Pakistan dikutip dari Iran International pada Sabtu (8/8/2026).

Mousavifard juga memperingatkan bahwa Iran ingin memiliki kemampuan untuk memberikan serangan langsung terhadap musuhnya.

Namun, rincian mengenai jenis rudal dan status pengembangannya belum dijelaskan secara terbuka.

Sementara itu, tekanan terhadap pertahanan udara AS justru semakin besar akibat perang melawan Iran.

The New York Times melaporkan stok rudal Patriot AS telah turun di bawah 1.700 unit.

Lebih dari 1.500 rudal Patriot disebut telah digunakan untuk menghadapi serangan Iran selama konflik berlangsung.

Pengisian kembali persediaan tersebut bahkan diperkirakan membutuhkan waktu lebih dari dua tahun.

Kondisi ini membuat Washington menghadapi persoalan besar untuk mempertahankan kemampuan pertahanan udara sekaligus memenuhi kebutuhan para sekutunya.

Pengiriman sejumlah sistem pertahanan udara ke Eropa dan Asia bahkan dilaporkan ikut tertunda akibat stok yang menipis.

Iran sendiri saat ini disebut telah memiliki rudal dengan jangkauan sekitar 2.000 kilometer yang mampu menjangkau seluruh wilayah Israel.

Dengan munculnya klaim mengenai pengembangan rudal hingga 15.000 kilometer, ancaman yang disampaikan Teheran kini diarahkan jauh lebih luas.

Di sisi lain, AS harus menghadapi kenyataan bahwa persediaan pencegat canggihnya terus terkuras.

Selain Patriot, stok rudal ATACMS dan PrSM AS juga dilaporkan mengalami tekanan besar selama perang.

Washington kini berusaha mempercepat produksi senjata untuk mengisi kembali persediaan yang menipis.

Namun, kemampuan memproduksi rudal canggih dalam jumlah besar membutuhkan waktu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.