POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Menindaklanjuti pasca aksi unjuk rasa penambang di Belitung Timur, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Belitung Timur menggelar patroli dialogis dan kegiatan sambang warga, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan patroli mengerahkan enam personel Sat Binmas Polres Belitung Timur.
Mereka menyisir sejumlah titik yang kerap menjadi pusat berkumpulnya para penambang dan tokoh masyarakat di tiga kecamatan sekaligus.
Lokasi meliputi Warkop Pasundan di Kecamatan Gantung, kawasan warga yang hendak beraktivitas menambang di Kecamatan Damar, hingga Warkop Ceku di Kecamatan Manggar.
Saat patroli, petugas mengedepankan pola komunikasi yang humanis dan persuasif bersama para tokoh serta penambang lokal.
Para personel menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang telah disuarakan masyarakat pada aksi unjuk rasa sebelumnya.
Petugas menegaskan bahwa setiap poin aspirasi warga penambang telah didengar, diterima dan dihargai oleh seluruh pihak yang berwenang. Karena itu, kepolisian mengingatkan agar untuk agenda kedepan, penyampaian pendapat tetap berada pada jalur yang tertib, damai dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
Masyarakat diimbau untuk menghindari tindakan anarkis, seperti aksi pemalangan jalan maupun pengrusakan fasilitas umum yang dapat merugikan ketertiban daerah.
Tak lupa, Sat Binmas juga mewanti-wanti warga agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoaks yang belum jelas kebenarannya.
Kasi Humas Polres Beltim, IPDA Asep Achmadi mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan kepolisian dalam mengawal stabilitas daerah.
"Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi yang baik," ujar Ipda Asep dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).
Selain itu, ia kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, apalagi sampai membuat kegaduhan yang dapat menimbulkan kerugian.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para penambang untuk tetap menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menyampaikan setiap aspirasi melalui jalur yang aman dan sesuai dengan ketentuan hukum," imbaunya.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)