55 Pelajar Sorong Adu Kreativitas di Lomba Stand Up Comedy TP PKK
Petrus Bolly Lamak August 11, 2026 12:38 PM

 

TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Memperingati Hari Anak Nasional sekaligus memeriahkan HUT 81 RI, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sorong menggelar lomba Stand Up Comedy bagi pelajar tingkat SMP dan SMA.

Kegiatan perdana yang digelar TP PKK Kabupaten Sorong tersebut berlangsung di Pendopo Kediaman Bupati Sorong, Selasa (11/8/2026), dan dibuka Bupati Sorong Johny Kamuru.

Lomba mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pelajar.

Baca juga: Program Cek Kesehatan Gratis Bantu 6.166 Warga Kabupaten Sorong Cegah Penyakit Sejak Dini

Sebanyak 55 peserta ambil bagian dalam ajang yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah untuk melatih keberanian berbicara di depan umum, kreativitas, dan rasa percaya diri.

Dari 55 peserta, sebanyak 38 merupakan siswa SMP, sedangkan 17 peserta lainnya berasal dari jenjang SMA.

Dalam arahannya, Bupati Sorong Johny Kamuru menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan kemampuan.

Baca juga: Bahasa Moi Akan Diajarkan Bertahap di Seluruh Sekolah Kabupaten Sorong

Menurut Johny, kegiatan seperti Stand Up Comedy dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk belajar tampil di depan publik sekaligus mengasah kemampuan berkomunikasi.

Suasana kegiatan pun semakin cair ketika Johny Kamuru turut menyampaikan cerita lucu atau mop yang disambut antusias peserta dan tamu undangan.

Ketua TP PKK Kabupaten Sorong, Junita Linda Kamuru, mengatakan lomba Stand Up Comedy merupakan kegiatan perdana yang digelar organisasi tersebut.

Ia mengaku tidak menyangka kegiatan tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para pelajar.

"Sebanyak 55 peserta siswa mengikuti lomba hari ini. Bagi kami, 55 peserta ini bukan hanya soal angka, tetapi 55 anak hebat yang hari ini berani mengeluarkan kemampuan mereka, berdiri di atas panggung, berbicara di depan orang banyak dan menunjukkan kemampuan terbaiknya," ujar Junita.

Junita menegaskan, lomba Stand Up Comedy tidak semata-mata bertujuan mencari peserta yang paling lucu.

Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan berbagai kemampuan yang berguna bagi masa depan, seperti keberanian tampil, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan kreativitas.

"Ini bukan sekadar ajang untuk mencari siapa yang paling lucu. Lebih daripada itu, kegiatan ini merupakan wadah bagi anak-anak kita untuk berani tampil, berbicara dan mengembangkan kreativitas, membangun rasa percaya diri, serta menyampaikan gagasan melalui pesan-pesan positif lewat humor yang sehat dan mendidik," katanya.

Ia menilai anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang membutuhkan ruang untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Baca juga: Pemkab Sorong Bagikan 4.000 Bendera Merah Putih Sambut HUT RI ke-81

Karena itu, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi, kreativitas, karakter, serta kemampuan berkomunikasi.

Junita mengatakan keberanian para peserta tampil di atas panggung merupakan pencapaian tersendiri.

Menurutnya, keberanian mencoba, tampil di hadapan orang banyak, dan menyampaikan gagasan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak yang percaya diri.

Melalui tema "Anak Hebat, Indonesia Kuat", TP PKK Kabupaten Sorong ingin menegaskan bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.

"Indonesia yang kuat dibangun dari anak-anak yang hebat. Hebat bukan hanya anak yang berprestasi di sekolah, tetapi juga anak-anak yang berani mencoba, mampu menghargai orang lain, memiliki karakter yang baik, percaya diri, kreatif dan pantang menyerah," katanya.

Junita juga memotivasi seluruh peserta agar tidak takut melakukan kesalahan maupun menghadapi kekalahan dalam kompetisi.

"Kepada 55 siswa-siswi peserta yang saya banggakan, saya berpesan jangan takut salah, jangan takut kalah. Beranilah tampil dan jadilah diri sendiri di Stand Up Comedy hari ini," ujar Junita.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai sebuah perlombaan, tetapi menjadi awal lahirnya berbagai kegiatan kreatif bagi anak-anak di Kabupaten Sorong.

Menurutnya, ruang kreatif penting untuk membantu anak menemukan potensi diri, belajar bekerja keras, berani tampil, serta membangun kemampuan komunikasi sejak usia sekolah.

Junita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya lomba Stand Up Comedy tersebut.

TP PKK Kabupaten Sorong berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak anak dan menghadirkan berbagai bentuk kreativitas yang positif. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.