Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu unit truk boks Hino terperosok di lantai jembatan Bailey Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, sekitar pukul 17.30 WIB, Selasa (11/8/2024).
Truk bernomor polisi BE 8062 NUA tersebut mengalami insiden saat melintas dari arah Banda Aceh menuju Medan. Ban belakang sebelah kanan truk terperosok ke bagian lantai jembatan yang terbuat dari plat besi hingga menyebabkan plat tersebut patah.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di jembatan tersebut sempat macet total dan jembatan terpaksa ditutup sementara.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, saat kejadian arus lalu lintas sedang dibuka untuk kendaraan dari arah Banda Aceh menuju Medan.
Sementara itu, kendaraan dari arah Medan menuju Banda Aceh dihentikan sementara karena diberlakukan sistem buka-tutup masing-masing selama satu jam.
Saat jalur dari Banda Aceh menuju Medan dibuka, berbagai jenis kendaraan, termasuk sepeda motor, mulai melintas.
Ketika truk boks berwarna hijau tersebut melintas, sekitar 20 meter sebelum melewati jembatan, ban belakang sebelah kanan tiba-tiba terperosok ke bagian lantai jembatan hingga menyebabkan plat besi patah.
Baca juga: Pemasangan SBG Jembatan Baru Kutablang Dikebut, Progres Pembangunan Capai 75,10 Persen
Truk tersebut diketahui dikemudikan Rosikin bersama Arif. Kendaraan itu membawa pupuk dari Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, dengan tujuan Medan, Sumatera Utara.
Dugaan sementara, truk terperosok karena posisi rodanya tidak berada di jalur plat baja yang telah dipasang di jembatan tersebut.
Di jembatan Bailey itu terdapat belasan plat baja yang dipasang di sisi kanan dan kiri, sedangkan bagian tengah masih menggunakan plat lama. Ban belakang truk terperosok saat melintasi bagian tersebut.
Asisten Satker PJN Jembatan Kutablang, Fachruddin, mengatakan truk datang dari arah Banda Aceh menuju Medan dengan membawa muatan pupuk dan terperosok di jembatan Bailey.
Terkait jumlah atau berat muatan yang dibawa truk, Fachruddin mengatakan hal tersebut masih diperiksa oleh petugas dari Kementerian Perhubungan.
Setelah mengetahui truk terperosok, petugas langsung mengerahkan alat berat untuk menarik kendaraan tersebut. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas mengalami kemacetan dan jembatan terpaksa ditutup sementara.
“Arus lalu lintas macet dan jembatan terpaksa ditutup sementara,” ujar Fachruddin.
Sejumlah personel Satlantas, Polsubsektor Kutablang, anggota Koramil, serta petugas lainnya turut membantu mengatur dan mengamankan arus lalu lintas di lokasi.
Sekitar setengah jam kemudian, truk berhasil ditarik keluar dari jembatan. Selanjutnya, kendaraan tersebut diperiksa petugas, terutama terkait berat muatan pupuk yang dibawanya.
Fachruddin mengatakan kondisi lantai jembatan Bailey yang menggunakan plat besi cukup membahayakan jika dilintasi kendaraan dengan muatan berat.
Pihaknya, kata dia, sejak lama telah mengingatkan para pengusaha angkutan agar membatasi tonase kendaraan yang melintas di jembatan tersebut.
“Kalau sudah begini, masyarakat yang rugi. Arus lalu lintas terpaksa ditutup untuk memperbaiki lantai jembatan,” katanya.