Disnaker Jembrana Sediakan Paket Pelatihan, dari Barber hingga Roti dan Kue
Ida Ayu Suryantini Putri August 11, 2026 08:38 PM

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana menyedikan 7 paket pelatihan kerja di tahun 2026.

Dari total paket yang disediakan, empat pelatihan diantaranya sudah mulai berjalan. Sementara lainnya masih berproses.

Secara umum, paket pelatihan yang disediakan untuk memberikan tambahan ilmu, meningkatkan skill tenaga kerja seperti untuk wirausaha, UMKM, administrator hingga Calon PMI. 

Menurut data yang berhasil diperoleh, 7 paket pelatihan yang disediakan tahun ini dia tanya pelatihan barber, pelatihan menjahit, pelatihan roti dan kue, serta pelatihan POA.

Baca juga: Kebakaran Dapur Rumah Warga di Jembrana Bali, Warga Cium Bau Gosong Sebelum Api Membesar

Kemudian juga ada pelatihan bakery, pelatihan pemasangan listrik bangunan sederhana serta pelatihan bahasa inggris. 

"Tahun ini ada tujuh paket pelatihan yang disediakan. Empat di antaranya kemarin sudah dimulai dan dibuka langsung Pak Bupati," kata Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi saat dikonfirmasi, Selasa 11 Agustus 2026.

Dia melanjutkan, pelatihan tersebut diberikan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri, sekaligus mendukung prioritas pembangunan SDM nasional.

Baca juga: 22 Hektare Tanaman Padi Gagal Panen di Jembrana Bali, Penguapan Sebabkan Pompa Air Tak Maksimal

Misalnya pelatihan barber nanti diharapkan bisa menjadi wirausaha. Kemudian pelatihan pemasangan listrik bangunan sederhana sasarannya nanti menjadi instalator listrik misalnya diterima di PLN dan lain sebagainya. 

"Kemudian ada juga pelatihan bahasa inggris yang sasarannya nanti penempatan CPMI. Baik itu nanti untuk kapal pesiar misalnya atau ke negara lain," jelasnya. 

Sementara untuk 4 paket pelatihan yang sudah dibuka diikuti oleh 59 orang peserta. Rentang waktu pelatihan juga berbeda-beda, ada yang hingga 16 September dan juga ada yang hingga 31 Agustus mendatang. Pelaksananya disesuaikan dengan materi yang diberikan.

Selanjutnya, kata dia, seluruh peserta yang menyelesaikan pelatihan wajib mengikuti uji kompetensi atau asesmen sesuai skema yang berlaku.

"Melalui layanan penempatan kerja, kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta pendampingan kewirausahaan, Kami berupaya agar lulusan pelatihan memiliki peluang kerja, berwirausaha, atau mengikuti pemagangan," tandasnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.