SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kreativitas kembali ditunjukkan Vamos Drei, kelompok suporter SMAN 3 Sidoarjo, saat hadir di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Selasa (11/8).
Kali ini, Vamos Drei membawa sosok Lord Shen dari film Kung Fu Panda ke dalam koreografi mereka. Karakter merak tersebut menjadi simbol ambisi kelompok suporter untuk memberikan dukungan penuh sekaligus menunjukkan eksistensi di kompetisi basket pelajar tersebut.
Koor lapangan Vamos Drei, Setya Ramadhan, mengatakan pemilihan Lord Shen bukan tanpa alasan. Karakter tersebut dinilai merepresentasikan semangat dan ambisi yang ingin dibawa Vamos Drei ke tribun DBL Arena.
Mereka ingin energi tersebut ikut membangun atmosfer pertandingan dan membuat dukungan untuk SMAN 3 Sidoarjo semakin terasa.
“Kami juga ingin menunjukkan bahwa suporter SMA di Sidoarjo bisa sejajar dengan suporter-suporter yang ada di Surabaya,” ujar Setya.
Koreografi Vamos Drei tidak hanya menampilkan Lord Shen. Di bagian kanan dan kiri, mereka juga menyematkan dua pesan, yakni “fokus tanpa distraksi” dan “lahir untuk mendominasi”.
Baca juga: SMEASMANIA Bikin Koreografi Tanda Tanya di DBL Arena, Ada Pesan Rahasia untuk Match Kedua
Setya menjelaskan, kedua pesan tersebut menjadi gambaran mengenai pentingnya menjaga fokus sekaligus mempertahankan ambisi. Menurutnya, keduanya harus berjalan beriringan untuk mencapai target.
“Kami memilih tulisan itu karena kami harus bisa menyeimbangkan fokus dan ambisi,” jelasnya.
Hal senada disampaikan koor lapangan Vamos Drei lainnya, Revangga Dwi. Ia menilai ambisi harus memiliki arah agar dapat menghasilkan sesuatu.
Sebaliknya, fokus juga membutuhkan target yang ingin dicapai.
“Fokus saja tanpa ambisi juga percuma. Begitu juga ambisi tanpa tujuan,” tutur Revangga.
Semangat Vamos Drei juga terlihat dari jumlah suporter yang datang. Sekitar 700 orang memadati tribun timur DBL Arena untuk memberikan dukungan pada laga perdana tim putra SMAN 3 Sidoarjo.
Antusiasme tersebut bahkan membuat tiket pertandingan disebut telah habis terjual.
“Tadi kami sampai kehabisan tiket,” kata Revangga sambil tertawa.
Dukungan dari tribun akhirnya berbuah kemenangan. Tim putra SMAN 3 Sidoarjo berhasil menundukkan SMAN 1 Sidoarjo dengan skor 26-23.
Laga kedua tim berlangsung sengit. Pertandingan bahkan harus dilanjutkan ke babak overtime sebelum SMAN 3 Sidoarjo memastikan kemenangan.
Meski puas dengan hasil tersebut, Revangga menyebut masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi. Konsistensi permainan menjadi salah satu evaluasi agar keunggulan poin tidak kembali dikejar lawan.
“Kami senang melihat SMAN 3 Sidoarjo menang hari ini. Namun, masih ada yang harus ditingkatkan supaya keunggulan poin tidak mudah terkejar,” pungkasnya.