Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Yayasan Misbahul Ulum resmi membentuk Badan Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Misbahul Ulum (BAZISMU) periode 2026-2031.
Pengurus lembaga tersebut dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum Yayasan Misbahul Ulum, Drs H Zainal Abidin MK, MPd dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Cut Nyak Dien, Kompleks Pesantren Modern Misbahul Ulum, Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Rabu (12/8/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Direktur Pesantren Modern Misbahul Ulum, Ustaz Martunis, SPd, Gr, MHum, MPd dipercaya memimpin BAZISMU sebagai ketua untuk periode lima tahun ke depan.
Ketua Umum Yayasan Misbahul Ulum, Zainal Abidin mengatakan, BAZISMU merupakan program perdana.
Sekaligus salah satu program unggulan yang diselenggarakan Pesantren Modern Misbahul Ulum di bawah naungan yayasan tersebut.
Menurutnya, kehadiran BAZISMU diharapkan menjadi wadah untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis Islam.
Baca juga: Profesor Zulfikar Ali Buto Isi Diklat Kepemimpinan Santri di Dayah Misbahul Ulum Lhokseumawe
“Program ini menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong ekonomi kreatif Islam serta pengelolaan dana umat untuk kemaslahatan umat,” ujar Zainal Abidin.
Ia menjelaskan, BAZISMU akan menjalankan sejumlah program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Di antaranya bantuan pendidikan bagi santri dhuafa, bantuan bagi korban musibah dan kegiatan kemanusiaan, santunan untuk anak yatim dan fakir miskin, serta program pemberdayaan ekonomi umat.
Zainal Abidin berharap, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZISMU dapat dilaksanakan secara amanah, profesional, transparan, serta tetap berlandaskan nilai-nilai syariat Islam.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program tersebut agar manfaat dana umat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Insyaallah melalui program ini zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola berlandaskan nilai-nilai syariat Islam,” katanya.
Dalam struktur kepengurusan BAZISMU periode 2026–2031, Prof Dr Tgk H Hasballah Thaib, MA dipercaya sebagai pembina.
Sementara posisi penasehat dijabat Drs H Zainal Abidin MK, MPd dan Muhammad Akhyar, SE.
Baca juga: Delapan Santri Misbahul Ulum Ikuti Jambore Nasional XII di Jakarta
Ustaz Martunis dipercaya sebagai Ketua BAZISMU, didampingi Ustaz Rizkie Maulana, SPd, sebagai Sekretaris.
Posisi Bendahara dipercayakan kepada Ustazah Safriani, SPdI, sedangkan Wakil Bendahara dijabat Ustaz Amal Ihsan, Lc., S.Pd.
Untuk Bidang Sosialisasi dan Penghimpunan dipercayakan kepada Ustaz Zikri, SPd, dan Tgk Zainal Abidin, SPdI, MPd.
Kemudian, Bidang Distribusi dan Pendayagunaan dijabat Ustaz Muhammad Ali Saputra, SPdI, Ustaz Mulyadi, Lc, MPd, dan Ustaz Marhalim, MPd.
Sedangkan Bidang Publikasi dan Dokumentasi dipercayakan kepada Ustaz Juanda, MPd, dan Ustazah Umiyanti, SAg.
Zainal Abidin berharap seluruh pengurus dapat menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab sehingga berbagai program yang telah dirancang dapat direalisasikan secara optimal.
Ia juga berharap keberadaan BAZISMU tidak hanya menjadi program sesaat.
Tetapi dapat berkembang menjadi lembaga yang memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi keluarga besar Pesantren Modern Misbahul Ulum dan masyarakat luas.
“Dengan adanya pelantikan dan pengukuhan hari ini, program BAZISMU diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZISMU, Ustaz Martunis mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah awal untuk mendukung keberlangsungan program tersebut.
Salah satunya melalui komitmen seluruh karyawan di bawah naungan Yayasan Misbahul Ulum untuk berinfak sebesar 0,5 persen dari pendapatan bulanan.
Menurut Martunis, dana infak tersebut nantinya akan dikelola melalui BAZISMU dan dilaporkan secara berkala sebagai bentuk transparansi kepada seluruh peserta.
Baca juga: Misbahul Ulum Wisuda 176 Lulusan, Dua Raih Predikat Hafiz Quran 30 Juz
“Seluruh infak yang disumbangkan nantinya akan kita presentasikan setiap bulan kepada seluruh peserta BAZISMU,” kata Martunis.
Ia menjelaskan, BAZISMU dibentuk sebagai wadah bersama untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan kebutuhan umat.
Karena itu, pengelolaan dana umat harus dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab.
Martunis menegaskan BAZISMU tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga besar Pesantren Modern Misbahul Ulum.
Lembaga tersebut juga terbuka bagi masyarakat luas yang ingin berpartisipasi dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah.
“Kami berharap BAZISMU dapat menjadi solusi dalam membantu berbagai persoalan umat melalui program-program infak yang dikelola secara transparan serta berlandaskan nilai-nilai syariat Islam,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan BAZISMU diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan dukungan keluarga besar yayasan dan masyarakat, Martunis optimistis BAZISMU dapat berkembang menjadi program unggulan yang memberikan manfaat bagi santri, masyarakat kurang mampu, anak yatim, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan.
“Dengan hadirnya BAZISMU, seluruh masyarakat dan keluarga besar Pesantren Modern Misbahul Ulum diharapkan mampu memecahkan persoalan-persoalan umat,” pungkasnya.(*)