Unggah Foto 'Gaya Takbir' Usai Manggung di The Sounds Project, Clareesya Robokop Minta Maaf
Moch Krisna August 13, 2026 10:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Personel grup musik Robokop, penyanyi Clareesya, mendadak menjadi sorotan publik dan memicu gelombang kritik netizen di media sosial.

Hal ini terjadi setelah unggahan foto panggungnya yang menyertakan keterangan (caption) "gaya takbir" viral di platform Threads.

Dalam potret yang diunggahnya saat tampil di panggung festival musik The Sounds Project, Clareesya tampak berlutut dengan kedua tangan diangkat ke atas menggunakan busana panggung.

Baca juga: Challenge Hafalan Ayat Suci Berhadiah Miras di Festival Musik Viral, Dikecam MUI hingga Dipolisikan

GAYA TUAI KRITIK- Personel grup musik Robokop, penyanyi Clareesya, mendadak menjadi sorotan publik dan memicu gelombang kritik netizen setelah unggahan foto panggungnya yang menyertakan keterangan (caption)
GAYA TUAI KRITIK- Personel grup musik Robokop, penyanyi Clareesya, mendadak menjadi sorotan publik dan memicu gelombang kritik netizen setelah unggahan foto panggungnya yang menyertakan keterangan (caption) "gaya takbir" (Threads/clareesya)

Foto tersebut seketika memicu kemarahan warganet karena dinilai tidak etis dan mengarah pada penyimpangan norma agama.

"Mau ikut-ikutan kasus pelecehan agama juga Mbak @clareesya ??? Nunggu diramein apa gimana nih???" tulis salah satu akun netizen merespons unggahan tersebut.

Mendapati unggahannya memicu kehebohan, Clareesya memberikan penjelasan melalui akun Threads pribadinya.

Ia mengaku sebenarnya sudah langsung mengubah caption tersebut di Instagram setelah ditegur oleh sang ibu.

"Sorry ya semua, sebelumnya di Instagram langsung diganti dan dihapus caption-nya. Posting 4.09, aku diingetin ibuku 4.17 langsung aku ganti. Dari awal memang manusia ga luput salah ya, ku akuin emang asbun (asal bunyi). Tapi akhirnya tau kok salah dan usaha buat benerin," tulis Clareesya.

Namun, karena fitur mirror post antara Instagram dan Threads, unggahan lama tersebut masih tersimpan di akun Threads miliknya hingga menjadi perbincangan hangat.

"Tapi di Threads itu ternyata mirror post dan gak terhapus. Kebetulan lagi jarang buka Threads ternyata banyak mirror. Nah karena ini jadi bahan gorengan. Aku sadar ini salah, dan aku mau perbaikin. Mohon maaf udah menyakiti dan menyinggung," lanjutnya.

Rilis Surat Pernyataan Klarifikasi Resmi

Tak berhenti di Threads, Clareesya secara resmi merilis surat tertulis berjudul "PERNYATAAN KLARIFIKASI DAN PERMOHONAN MAAF" yang ditujukan kepada seluruh pihak terkait.

Dalam surat tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan yang timbul.

Ia juga meluruskan bahwa pose serta kalimat tersebut murni sebagai ekspresi rasa syukur atas pencapaian kariernya.

"Saya ingin meluruskan bahwa postingan tersebut dibuat semata-mata sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan kebahagiaan pribadi karena suatu pencapaian yang sudah lama saya impikan, yaitu dapat berkesempatan bermain dalam sebuah konser sebesar acara tersebut," tulis Clareesya dalam surat resminya.

Baca juga: Sosok R dan E, Resmi Ditahan Kasus "Challenge" Hafalan Ayat Suci Berhadiah Miras di Ancol

"Bagi saya, sebagai seorang musisi, kesempatan untuk tampil dalam acara sebesar itu merupakan pencapaian yang sangat berarti dan menjadi sesuatu yang diidam-idamkan oleh banyak musisi yang sedang merintis perjalanan kariernya," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk merendahkan atau melecehkan ajaran agama mana pun.

"Untuk itu, saya merasa perlu memberikan klarifikasi bahwa rasa syukur tersebut sepenuhnya ditujukan atas pencapaian pribadi saya sebagai seorang musisi dan kesempatan untuk dapat tampil dalam acara tersebut, serta tidak dimaksudkan untuk menghina, merendahkan, melecehkan, menistakan, ataupun menyinggung agama, kepercayaan, maupun pihak mana pun," ungkapnya.

Mengakhiri klarifikasinya, penyanyi grup Robokop tersebut berjanji tidak akan mengulangi kekhilafan serupa di masa mendatang.

Ia juga mengklarifikasi dirinya bukan wanita yang berada di booth minuman beralkohol, Newport.

Sebelumnya, pihak The Sounds Project telah turut menanggapi dugaan penistaan agama yang terjadi di salah satu booth sponsor minuman beralkohol.

"Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan. Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut," tulis The Sounds Project di Instagram-nya.

The Sounds Project mengecam keras tindakan tersebut dan menegaskan tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang menyinggung SARA.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.