Pengembangan Ekonomi Kreatif Butuh Ekosistem dan Pasar yang Tepat
GH News August 14, 2026 09:11 PM
Jakarta -

Pengembangan sektor ekonomi kreatif dinilai membutuhkan dua komponen penting, yaitu ekosistem yang mendukung dan pasar yang tepat.

Tenaga Ahli Madya Bidang Budaya dan Ekonomi Kreatif Kedeputian III Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Cheryl Anelia Tanzil menilai pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan talenta dengan pasar.

Indonesia dinilai tak kekurangan talenta dan orang-orang kreatif. Kini tinggal bagaimana talenta tersebut menemukan pasar yang tepat.

Ia menambahkan kreativitas sekarang berpotensi menjadi modal besar untuk mengembangkan diversifikasi sumber pendapatan negara melalui sektor ekonomi kreatif, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sektor berbasis sumber daya alam dan investasi.

"Mimpi saya Indonesia itu bukan lagi menjadi negara yang maksudnya bergantung pada mineral dan bisnis-bisnis investasi. Mimpi saya Indonesia bisa menaikkan pertumbuhan ekonominya lewat ekonomi kreatif," kata Cheryl seperti dikutip Antara, Jumat (14/8/2026).

Cheryl pun mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk tidak hanya mengandalkan pasar domestik, tetapi mulai memperluas akses ke pasar internasional.

"Kita tidak bisa hidup dalam bubble, kita tidak bisa cuma melihat market Indonesia. Kita harus mulai melihat bagaimana mengembangkan market kita," kata dia/

Dia mencontohkan keberhasilan sejumlah produk ekonomi kreatif Indonesia yang mulai menembus pasar Singapura. Salah satunya jenama fesyen Oma Ethnic yang mampu menjual 300 produk dalam satu pekan setelah memasarkan produknya di Singapura dengan harga dalam dolar Singapura.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan produk kreatif Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan nilai jual ketika mampu memasuki pasar global.

Ia pun berharap semakin banyak komunitas dan pelaku ekonomi kreatif dapat saling mendukung untuk memperkuat ekosistem industri kreatif nasional.

"Saya percaya dengan berbagai komunitas yang sekarang ada, ekonomi kreatif akan menjadi raja, menjadi tuan rumah di negara sendiri. Paling tidak untuk lima tahun ke depan," pungkas dia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.