Viral di media sosial penemuan patung mirip arca dewa Hindu di Puncak Gunung Ile Mandiri oleh sejumlah pendaki.
Salah seorang pendaki, Febby Leba mengatakan patung mirip arca dewa itu ditemukan saat 28 orang rombongan mendaki ke puncak Gunung Ile Mandiri di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (12/8).
"Kami kemarin rombongan ada 28 orang dengan guide lokal 2 orang. Ada angkatan laut serta beberapa anggota polisi dan anak-anak Nagi Runners dan sisanya komunitas pendaki dari Flores," ujar Febby saat dikonfirmasi, Kamis (13/8).
Febby mengatakan, sekitar jam 02.00 Wita subuh mereka mendaki ke Gunung Ile Mandiri hingga pukul 11.00 Wita. Saat ditemukan, patung tersebut dicor di batu.
"Itu patung sudah ada di puncak dan dicor di batu, rumputnya sudah dibersihkan sehingga patungnya dapat kelihatan dengan jelas seperti yang ada di foto itu," tandasnya.
Penemuan patung dewa Hindu itu sontak menjadi buah bibir banyak orang. Ada yang menanggapinya secara serius dan ada juga yang merasa biasa-biasa saja.
Sebab, akhir-akhir ini banyak penemuan benda sejarah seperti arca mirip dewa-dewi Hindu yang ditemukan di laut Desa Konga, Kecamatan Titehena. Penemuan benda sejarah tersbeut bisa menjadi kekayaan yang terus digali untuk kepentingan arsip cagar budaya dan penelitian sejarah.
Dinas Pariwisata Buka Suara
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Flores Timur mengaku akan menelusuri jejak penemuan arca di Gunung Ile Mandiri, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Arca menyerupai wujud Dewa Siwa dalam mitologi Hindu itu ditemukan oleh rombongan pendaki.
Kepala Disparbud Flores Timur, Hery Lamawuran, mengaku belum memiliki data yang cukup terkait penemuan arca tersebut. Herry juga belum dapat memastikan apakah arca itu berkaitan dengan peninggalan bersejarah atau tidak.
"Nantilah, kami akan mencari waktu untuk penelusuran lebih lanjut," ujar Hery saat dikonfirmasi, Kamis (13/8).
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan/Pengembangan Seni dan Budaya Disparbud Flores Timur, Silvester Petara Hurit, setali tiga uang. Silvester belum bisa berkomentar banyak mengenai ada tidaknya kaitan arca tersebut dengan situs di sekitarnya.
"Apakah ini pahatan batu atau cetakan dan koneksi dengan benda atau struktur atau situs lain di sekitar atau tidak, belum ada info yang cukup," ujar Silvester.





