TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hal itu seiring kondisi cuaca kering yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama selama kondisi cuaca panas dan kering.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lingga, Dody Suhendra, mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Selain itu, warga juga diminta tidak membakar sampah di tempat terbuka karena api dapat dengan mudah merambat ke lahan kering di sekitarnya.
"Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan yang terdapat semak belukar, rerumputan kering maupun area hutan dan lahan," kata Dody.
Dody menerangkan, kondisi El Nino maupun cuaca kering dapat membuat vegetasi menjadi lebih mudah terbakar.
Jika tidak diantisipasi, lanjut dia, api berpotensi meluas dengan cepat dan sulit dikendalikan sehingga dapat menimbulkan kerugian terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Pihaknya juga mengingatkan, bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ancaman hukuman tersebut menjadi peringatan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran yang dapat menimbulkan dampak luas.
"Karena itu, masyarakat di Kabupaten Lingga diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan bersama-sama melakukan pencegahan sejak dini," sebut Dody.
Langkah sederhana seperti tidak membakar lahan, tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan puntung rokok benar-benar padam dinilai penting untuk mencegah terjadinya Karhutla.
Dody menerangkan, Damkar Kabupaten Lingga juga membuka akses komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun ingin melaporkan kejadian kebakaran.
Untuk wilayah Daik, masyarakat dapat menghubungi Danton Daik di nomor 0812-7765-9126, sedangkan untuk wilayah Dabo dapat menghubungi Danton Dabo di nomor 0812-6190-9555.
"Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian bersama, potensi kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi cuaca kering diharapkan dapat ditekan sejak dini," tambahnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)