Kepala Bakorwil III Malang Kunjungi Sekolah Rakyat, Beri Motivasi Pendidikan Bisa Memutus Kemiskinan
Eko Darmoko August 18, 2026 08:35 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Jawa Timur (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, sepertinya tak puas dengan cuma mendapatkan cerita soal kehebatan proses belajar di Sekolah Rakyat (SR).

Untuk memastikan hal itu, Asep Kusdinar langsung turun ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22, di Jalan Bareng, Kota Malang, Selasa (18/8/2026).

Di tengah-tengah para siswa, Asep Kusdinar yang dikenal komunikatif itu langsung berdialog.

Bukan cuma dengan siswa, namun juga dengan kepala sekolah, dan pendidik.

Itu dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai perkembangan pelaksanaan pendidikan sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang diperlukan agar proses pembelajaran berjalan efektif.

“Sekolah Rakyat ini bukan hanya tentang menyediakan tempat untuk belajar."

"Namun, yang lebih penting, adalah memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, proses pembelajaran yang efektif, serta lingkungan yang mendukungnya untuk berkembang dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Asep.

Baca juga: Kepala Bapenda Kabupaten Malang Dianggap Selamatkan 12 Ribu PPPK dari Jerat PHK, Dongkrak PAD 1,5 T

Menurutnya, pemerataan pendidikan tidak cukup hanya diukur dari jumlah anak yang memperoleh akses sekolah.

Kualitas proses belajar, pemenuhan kebutuhan siswa, lingkungan pendidikan, hingga kemampuan sekolah dalam membangun karakter dan potensi peserta didik juga harus menjadi perhatian.

Karena itu, Asep menilai pemantauan langsung menjadi bagian penting untuk memastikan program pendidikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita ingin melihat secara langsung bagaimana prosesnya, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan sekolah dan siswa, kemudian memastikan ada langkah yang bisa dilakukan bersama."

"Jangan sampai program yang baik, tetapi belum optimal ketika dilaksanakan di lapangan,” ungkapnya.

Asep bukan cuma berdialog dengan para siswa, namun juga memberikan motivasi. Intinya, ia minta agar para siswa tidak minder dan terus membangun kepercayaan diri untuk meraih cita-cita.

Menurutnya, mereka memiliki kesempatan yang sama untuk sukses, sehingga pemerintah hadir untuk memastikan kesempatan itu terbuka buatnya.

Makanya, lanjut dia, pendidikan itu memiliki posisi strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan.

Dengan akses pendidikan yang lebih baik, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki bekal keterampilan, karakter, dan kemampuan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya di masa depan.

“Kuncinya adalah kolaborasi. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah, guru, orang tua dan masyarakat harus bersama-sama memastikan anak-anak ini mendapatkan pendidikan terbaik,” jelasnya.

Asep berjanji pihaknya akan terus menjalankan fungsi koordinasi buat mendukung program strategis pemerintah, termasuk buat peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan pembangunan.

“Bakorwil memiliki peran untuk memastikan bahwa program pemerintah berdampak nyata di masyarakat."

"Pendidikan adalah salah satu fondasi utama. Kalau SDM kuat, maka pembangunan wilayah juga akan semakin kuat,” pungkas Asep.

Baca juga: Wahyu Hidayat Percepat Pengisian Direksi BUMD Kota Malang, TUNAS dan Tugu Arta Disiapkan Pansel

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.