Lagu 'Tanah Airku' hingga 'Bella Ciao' Akhiri Aksi Demo Mahasiswa UI di MH Thamrin
Wahyu Aji August 18, 2026 08:36 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Massa aksi demo dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mulai membubarkan diri dari kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Senin (18/8/2026) petang.

Dari pantauan Tribunnews.com, mahasiswa yang mayoritas mengenakan almamater khasnya berwarna kuning itu mulai berjalan ke arah senayan dari titik lokasi demo.

Sebelum bubar, orator dari mobil komando memandu massa aksi untuk bernyanyi lagu nasional berjudul 'tanah airku' dengan khidmat.

Setelah itu, orator kembali menyerukan slogan-slogan yang membakar semangat para massa aksi yang ada di bawahnya.

"Rakyat bersatu, tak bisa dikalahkan," teriak massa.

Selanjutnya, mobil komando pun memutar musik "Bella Ciao", lagu rakyat tradisional Italia yang populer setelah ada serial film Money Heist.

Selain itu, lagu dari band efek rumah kaca berjudul Diudara dan band Sukatani bejudul Gelap Gempita juga dilantunkan dari mobil komando yang mengiringi massa membubarkan diri.

Untuk informasi, Front Mahasiswa Nasional (FMN) Universitas Indonesia (UI) bersama sejumlah organisasi mahasiswa berencana menggelar aksi demonstrasi bertajuk 'Merebut Kemerdekaan' di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Ketua FMN UI Axel Wirasakti mengatakan aksi tersebut merupakan kelanjutan dari gerakan mahasiswa yang telah dilakukan sebelumnya pada Juni 2026.

"FMN UI bersama dengan gerakan Demokratis mahasiswa seperti BEM UI, PNJ, IPB akan menyelenggarakan aksi demonstrasi kembali, 18 Agustus 2026," kata Axel dalam keterangannya kepada Tribunnews.com, Selasa (18/8/2026).

Menurut Axel, mahasiswa masih membawa tuntutan yang sama, yakni mendesak pemerintah memenuhi sejumlah tuntutan yang dinilai berkaitan dengan kepentingan rakyat.

Salah satu tuntutan yang disuarakan yakni penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

"Kami masih dalam komitmen yang sama, mendesak tuntutan utama rakyat untuk dimenangkan, kami tetap menuntut untuk dihentikannya program MBG dan KDMP, mahasiswa butuh pendidikan gratis sampai jenjang kuliah," ujarnya.

Selain itu, FMN UI mendesak pemerintah segera menurunkan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai menjadi persoalan sehari-hari masyarakat.

Dalam isu demokratisasi, mahasiswa juga menuntut agar tindakan represif dihentikan serta meminta pemerintah menghentikan militerisme di ranah sipil.

Mereka juga menyuarakan tuntutan agar Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) dibubarkan.

"Di tambah soal demokratisasi, kami menuntut untuk dihentikannya represifitas, hentikan militerisme ranah sipil, serta bubarkan Yon TP," kata Axel.

Tak hanya itu, FMN UI juga mendesak Presiden Prabowo Subianto menarik kembali pernyataan-pernyataannya dalam pidato yang mereka nilai tidak sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakat.

Baca juga: Aparat Tak Berseragam Periksa Barang Bawaan Mahasiswa Menuju Lokasi Demo Depan Gedung UOB

Axel menyebut massa aksi akan berangkat dari kampus UI Depok sebelum menuju lokasi demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.