TRIBUNJKARTA.COM - Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta menjadi dua klub sarat sejarah yang menggelar Training Camp (TC) di Thailand jelang musim 2026/2027.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares sempat menyebutkan bahwa sisa waktu masa persiapan akan dimanfaatkan dengan baik untuk mematangkan skuat Bajul Ijo.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa evaluasi tim dilakukan menyeluruh meski sudah tampil superior selama pramusim. Tujuh laga tidak terkalahkan.
Namun, Bernardo tidak menyampaikan secara langung berkaitan dengan program selama di Thailand.
"Kami akan evaluasi semuanya. Mulai stamina, pengorganisasian serangan, organisasi pertahanan, transisi ofensif, dan transisi defensif. Kami mencoba untuk melatih semua aspek," kata Bernardo Tavares dikutip dari Suryamalang.
Harapannya, tim sudah benar-benar siap saat kompetisi bergulir.
Pekan pertama Super League 2026/2027, Persebaya akan menyambangi kandang Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, 5 September 2026.
"Target kami saat Super League dimulai, sudah sangat siap," kata Bernardo Tavares.
Pemusatan latihan di luar negeri bukan kali pertama dilakukan Persebaya saat pramusim.
Musim lalu (2025/2026) Persebaya menjalani TC intensif di Perth, Australia, pada Juli 2025.
Agenda tersebut meliputi latihan di Sam Kerr Football Centre, serta laga uji coba internasional melawan tim lokal Football West All Star (10/7/2025) yang dimenangkan Persebaya dengan skor 2-0
Satu diantara pentolan, Husin Ghozali menyambut baik keputusan Persebaya Surabaya melakukan TC di Thailand
"Pasti senang, harapannya tim semakin siap menyambut kompetisi," kata Husin Ghozali.
Persebaya diketahui sudah tiba di Thailand pada Selasa (16/9/2026) malam.
Sesuai informasi yang disampaikan klub, TC Persebaya di Thailand akan berlangsung hingga 27 Agustus mendatang.
Namun, Persebaya tidak membocorkan program tim selama di Negeri Gajah Putih tersebut.
Termasuk akan melangsungkan uji coba dengan tim mana saja.
Pramusim kali ini di Piala Presiden 2026, Persebaya pernah mengalahkan tim asal Thailand, Port FC di Stadion GBT (1/8/2026).
Mengenai program selama di Thailand, Husin Ghozali tidak mau mempersoalkan; sangat percaya dengan program yang sudah disusun tim pelatih.
Satu yang pasti, pria yang akrab disapa Cak Cong itu berharap Persebaya bisa meraih treble winner.
Gelar juara Piala Presiden 2026 menjadi bekal penting untuk mewujudkan target itu.
"Selain juara Piala Presiden, semoga Persebaya bisa jadi juara di Super League dan Piala Liga," tambahnya.
Musim ini memang berbeda dari musim lalu. Tim peserta Super League dan Championship juga akan menjalani Piala Laga.
Peluang mewujudkan itu, dijelaskan Cak Cong tersebut sangat terbuka.
"Persebaya selama ini lebih sering disebut sebagai toping liga, justru mampu mengalahkan tim yang meraih hat-trick juara liga (Persib). Itu jadi modal yang cukup bagus," tambahnya.
Turnamen Piala Presiden 2026, Persebaya yang tampil dengan skuad mayoritas baru tampil superior.
Tidak terkalahkan sejak babak penyisihan hingga final. Mengalahkan deretan juara Piala Presiden periode sebelumnya.
Selain Persib Bandung di final, Persebaya mengalahkan Arema FC di babak semifinal, tim dengan label juara Piala Presiden 4 kali.
Kemudian mengalahkan Persija Jakarta dan Port FC di babak penyisihan.
Kedua tim tersebut sama-sama peraih gelar Piala Presiden satu kali. Port FC status juara bertahan.
"Itu jadi modal cukup bagus," kata Cak Cong.
Sementara itu, Persija menjalani latih tanding perdananya dalam rangkaian training camp di Thailand pada Rabu (19/8/2026) sore.
Macan Kemayoran melawan Police Tero di Alpine Football Camp Training, Bangkok.
Laga ini menjadi wadah bagi pelatih Shin Tae-yong untuk melihat perkembangan tim setelah melewati latihan intensif selama sepekan sebelumnya.
Selain menguji kekuatan tim, Shin Tae-yong juga memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk ambil bagian dalam pertandingan tersebut.
Komposisi berbeda diterapkan pada babak pertama dan kedua.
Persija menutup latih tanding dengan kemenangan 2-1 atas Police Tero.
Dua gol Rayhan Hannan menjadi penentu kemenangan sekaligus memberikan sinyal positif bagi Shin Tae-yong terhadap perkembangan tim.
Pascalaga, Shin Tae-yong mengapresiasi kinerja anak didiknya.
Pelatih asal Korea Selatan itu menilai para pemain menunjukkan peningkatan level permainan setelah menjalani rangkaian program training camp.
“Semua pemain bermain masing-masing satu babak. Kondisi fisik mereka bagus dan saya rasa mereka bermain dengan baik,” ucap Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi klub.
“Saat ini, daripada skor, yang penting adalah jalannya pertandingan, pola permainan, dan sejauh mana para pemain mengikuti taktik yang diinginkan pelatih. Saya rasa hal itu sangat positif,” ujarnya.
Baca juga: NOBAR Persija vs Persib Ramai Digelar di Jakarta dan Sekitarnya, Dari Kantor Kelurahan hingga Kafe
Baca juga: Starting XI Persib vs Persija: Mr MVP Peralta Akhirnya Masuk Tim, STY Turunkan Kombinasi Pemain Baru
Baca juga: El Clasico Persib Vs Persija, Eks Ketum The Jakmania: Bisa Kalahkan Tim Juara 3 Kali, Menyenangkan!