Bau Menyengat dari Kamar Kontrakan, Warga di Lampung Temukan Pria 64 Tahun Meninggal
soni yuntavia August 20, 2026 10:19 PM

Tribunlampung.co.id, BANDAR LAMPUNG - Warga Jalan Teluk Bone, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung, digegerkan oleh bau menyengat yang keluar dari sebuah kamar kontrakan.

Baca juga: Pensiunan ASN Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah, Adik Cium Bau Menyengat

Kecurigaan warga akhirnya terjawab saat kamar tersebut diperiksa pada Rabu (19/8/2026). Seorang pria ditemukan telah meninggal dunia dengan kondisi tubuh membengkak dan membusuk.

Korban diketahui bernama Jonny Walker Saragih (64), seorang wiraswasta yang tercatat beralamat di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kapolsek Telukbetung Timur AKP Dailami mengatakan, berdasarkan perkiraan awal, korban diduga telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan.

“Jasad korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar empat hari yang lalu. Kondisi tubuhnya sudah membusuk dan berbelatung,” kata Dailami, Rabu (19/8/2026).

Penemuan jasad Jonny bermula dari kecurigaan Riska (40), tetangga yang tinggal tepat di depan kamar kontrakan korban. Jonny disebut baru sekitar tiga minggu tinggal di bedeng milik Hj. Neli tersebut.

Riska terakhir kali melihat korban pada Ahad pagi (16/8/2026). Setelah itu, Jonny tak pernah lagi terlihat keluar kamar. Pintu kontrakan pun selalu tertutup rapat.

Keesokan harinya, Selasa (18/8), Riska dan sejumlah warga mulai mencium bau busuk dari arah kamar korban. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kontrakan dan Ketua RT setempat.

Informasi itu diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Karang. Tak lama kemudian, petugas Polsek Telukbetung Timur bersama unsur pemerintah setempat mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan.

Saat ditemukan, Jonny berada dalam posisi telungkup di atas tikar lipat dan hanya mengenakan celana pendek.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim identifikasi. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tumpul pada tubuh korban.

Dailami mengatakan, dugaan sementara korban meninggal akibat sakit.

“Hasil pemeriksaan luar bersama tim menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Polisi juga menduga korban kemungkinan terjatuh saat hendak menuju kamar mandi karena kondisi kesehatannya yang sudah tidak kuat.

Di dalam kamar, petugas menemukan sekitar enam hingga delapan jenis obat yang diduga telah dikonsumsi korban. Pemilik kontrakan juga menyebut Jonny memiliki riwayat penyakit asma.

Meski dugaan awal mengarah pada kematian akibat sakit, polisi masih menunggu hasil visum luar dari rumah sakit untuk memastikan penyebab pasti kematian Jonny Walker Saragih.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.